NUR AULIA, GINA (2024) ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT Y SKRIPSI Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan Peminatan Kesehatan Lingkungan. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (7MB)
2. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (7MB)
3. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (7MB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (7MB)
7. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (7MB)
5. BIODATA PENULIS.pdf
Download (7MB)
6. DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR, LAMPIRAN.pdf
Download (7MB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (7MB)
9. ABSTRAK.pdf
Download (7MB)
10. BAB I.pdf
Download (7MB)
11. BAB II.pdf
Download (7MB)
12. BAB III.pdf
Download (7MB)
13. BAB IV.pdf
Download (7MB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (7MB)
11. BAB II.pdf
Download (7MB)
12. BAB III.pdf
Download (7MB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (7MB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
GINA NUR AULIA ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT Y Rumah sakit sebagai penyedia jasa dan sarana perbaikan kesehatan dalam menjalankan fungsinya menggunakan berbagai bahan dan fasilitas yang dapat mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis padat B3 di Rumah Sakit Y. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode penelitian analisa deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Penentuan informan dalam penelitian ini didapatkan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 22 informan. Informan utama berjumlah 11 orang (2 petugas limbah B3, 6 petugas cleaning service, 1 petugas pihak ketiga, 2 petugas staf sanitasi), informan kunci berjumlah 1 orang (Kepala Instalasi Sanitasi), dan informan pendukung berjumlah 10 orang (8 kepala ruangan/perawat, 1 petugas PPI, dan 1 orang Kepala DPUTRLH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan pengelolaan limbah medis padat B3 di Rumah Sakit Y sudah memenuhi persyaratan berdasarkan Permen LHK RI nomor 56 tahun 2015 dan Permenkes nomor 2 tahun 2023. Proses pengelolaan limbah yang belum memenuhi syarat diantaranya belum dilaksanakannya proses pengurangan limbah (reduce, reuse, dan recycle), masih adanya limbah medis yang tercampur di wadah limbah domestik ataupun sebaliknya, dan pengangkutan insitu yang belum menggunakan jalur khusus serta kepatuhan petugas dalam menggunakan APD ketika melakukan proses pengelolaan limbah medis padat B3. Diperlukan adanya proses pengurangan limbah, jalur khusus untuk pengangkutan insitu, melengkapi dan menyesuaikan dengan SOP yang mengacu pada Permen LHK RI nomor 56 tahun 2015 dan Permenkes nomor 2 tahun 2023, serta pengawasan dan pemantauan dGINA NUR AULIA ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT Y Rumah sakit sebagai penyedia jasa dan sarana perbaikan kesehatan dalam menjalankan fungsinya menggunakan berbagai bahan dan fasilitas yang dapat mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis padat B3 di Rumah Sakit Y. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode penelitian analisa deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Penentuan informan dalam penelitian ini didapatkan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 22 informan. Informan utama berjumlah 11 orang (2 petugas limbah B3, 6 petugas cleaning service, 1 petugas pihak ketiga, 2 petugas staf sanitasi), informan kunci berjumlah 1 orang (Kepala Instalasi Sanitasi), dan informan pendukung berjumlah 10 orang (8 kepala ruangan/perawat, 1 petugas PPI, dan 1 orang Kepala DPUTRLH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan pengelolaan limbah medis padat B3 di Rumah Sakit Y sudah memenuhi persyaratan berdasarkan Permen LHK RI nomor 56 tahun 2015 dan Permenkes nomor 2 tahun 2023. Proses pengelolaan limbah yang belum memenuhi syarat diantaranya belum dilaksanakannya proses pengurangan limbah (reduce, reuse, dan recycle), masih adanya limbah medis yang tercampur di wadah limbah domestik ataupun sebaliknya, dan pengangkutan insitu yang belum menggunakan jalur khusus serta kepatuhan petugas dalam menggunakan APD ketika melakukan proses pengelolaan limbah medis padat B3. Diperlukan adanya proses pengurangan limbah, jalur khusus untuk pengangkutan insitu, melengkapi dan menyesuaikan dengan SOP yang mengacu pada Permen LHK RI nomor 56 tahun 2015 dan Permenkes nomor 2 tahun 2023, serta pengawasan dan pemantauan dengan ketat agar sesuai dengan SOP yang berlaku.
Kata Kunci: Pengelolaan, Limbah Medis, Rumah Sakitengan ketat agar sesuai dengan SOP yang berlaku. Kata Kunci: Pengelolaan, Limbah Medis, Rumah Sakit
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 02:32 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 02:32 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3939 |
