NURDINI, CYNTIYA (2025) ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED DITINJAU DARI JENIS KELAMIN. Other thesis, Universitas Siliwangi.
01 Cover.pdf
Download (84kB)
02 Lembar Pengesahan Cyntiya.pdf
Download (448kB)
03 SK Revisi Ujian Skripsi.pdf
Download (438kB)
04 Pernyataan Keaslian Karya Ilmiah.pdf
Download (266kB)
05 Abstrak.pdf
Download (8kB)
06 Kata Pengantar.pdf
Download (104kB)
07 Daftar Isi.pdf
Download (59kB)
08 Daftar Tabel.pdf
Download (92kB)
09 Daftar Lampiran.pdf
Download (30kB)
10 Daftar Gambar.pdf
Download (29kB)
11 BAB 1.pdf
Download (127kB)
12 BAB 2.pdf
Download (256kB)
13 BAB 3.pdf
Download (294kB)
14 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
16 Daftar Pustaka.pdf
Download (412kB)
17 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir analitis matematis peserta didik dalam menyelesaikan masalah open ended ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen berupa soal open ended dan wawancara tidak terstruktur. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX G di SMP Negeri 3 Tasikmalaya yang dipilih berdasarkan pemenuhan indikator kemampuan berpikir analitis matematis dan mampu memberikan informasi secara rinci saat wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator membedakan (differentiating), peserta didik perempuan mampu menuliskan informasi dari soal secara lengkap dan relevan, sedangkan peserta didik laki-laki tidak menuliskannya secara rinci. Pada indikator mengorganisasi (organizing), peserta didik perempuan menyusun strategi penyelesaian dengan membuat beberapa kombinasi susunan dengan cara yang lebih sistematis dan eksploratif. SP25 menyusun empat kemungkinan susunan dus sepatu secara runtut dan hati-hati, sementara SP26 menyusun lima kemungkinan susunan dengan pendekatan eksploratif. Sebaliknya, peserta didik laki-laki menyusun strategi dengan membuat beberapa kombinasi susunan dus sepatu berdasarkan bayangan visual, namun langkah-langkahnya kurang terstruktur. Pada indikator mengatribusikan (attributing), peserta didik perempuan menyimpulkan dengan logis, menyertakan alasan, dan melakukan pengecekan hasil. Peserta didik laki-laki memberikan kesimpulan yang kurang tepat akibat kesalahan perhitungan dan tidak melakukan pengecekan ulang. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan berpikir analitis peserta didik perempuan lebih baik dibandingkan dengan peserta didik laki-laki. Hal ini berdasarkan kemampuan membedakan (differentiating), mengorganisasikan (organizing), dan mengatribusikan (attributing).
Kata kunci: Kemampuan Berpikir Analitis Matematis, Open Ended, Jenis Kelamin
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 01:48 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 01:48 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3230 |
