MUBAROK, CEP RIFKI (2025) ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN SOFTWARE PTV VISSIM (Studi Kasus : Simpang Bantar Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (290kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (245kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (173kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (290kB)
5. KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR LAMPIRAN, DAFTAR ISTILAH.pdf
Download (442kB)
6. BAB I.pdf
Download (270kB)
7. BAB II.pdf
Download (1MB)
8. BAB III.pdf
Download (2MB)
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
10. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (185kB)
12. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Pertumbuhan jumlah kendaraan di Kota Tasikmalaya menimbulkan permasalahan lalu lintas yang cukup kompleks, terutama pada simpang bersinyal sebagai titik temu arus kendaraan. Salah satu lokasi yang mengalami permasalahan adalah Simpang Bantar Kota Tasikmalaya, yang kerap mengalami kemacetan, antrean panjang, dan tundaan tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja simpang perlu dianalisis untuk menentukan solusi perbaikan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Simpang Bantar Kota Tasikmalaya melalui perbandingan perhitungan manual berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan simulasi menggunakan software PTV Vissim, serta merumuskan alternatif perbaikan. Data penelitian diperoleh dari survei primer berupa volume lalu lintas, geometri simpang, siklus sinyal, dan kecepatan kendaraan, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis kinerja meliputi derajat kejenuhan, panjang antrean, tundaan rata-rata, dan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS). Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting Simpang Bantar memiliki panjang antrean rata-rata 47,87 m, tundaan 47,04 detik/kendaraan, dan LOS D berdasarkan simulasi Vissim, sedangkan perhitungan PKJI 2023 menghasilkan derajat kejenuhan 0,90, antrean 98,02 m, tundaan 57,81 detik/kendaraan, dan LOS E. Dari lima alternatif perbaikan, Alternatif 3 berupa pengaturan ulang waktu siklus dari 85 detik menjadi 71 detik dengan penyesuaian intergreen memberikan hasil paling optimal. Alternatif ini menurunkan tundaan menjadi 38,81 det/smp (PKJI) dan 39,88 detik/kendaraan (Vissim), keduanya dengan LOS D. Kesimpulannya, kinerja eksisting Simpang Bantar belum optimal. Dengan penerapan Alternatif 3, tundaan dan antrean dapat berkurang sehingga tingkat pelayanan meningkat.
Kata Kunci: Simpang Bersinyal; Kinerja Lalu Lintas; PTV Vissim; PKJI 2023.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 02:56 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 02:56 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/2908 |
