Qurrotuaini, Nadiva Tasya (2025) STUDI KUALITATIF PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANTAR. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (76kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN Nadiva.pdf
Download (5MB)
3, HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (7MB)
4. PERNYATAAN .pdf
Download (10MB)
5. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (35kB)
6. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (43kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (104kB)
8. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (104kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (56kB)
10. BAB I.pdf
Download (119kB)
11. BAB II.pdf
Download (102kB)
12. BAB III.pdf
Download (89kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (417kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (131kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (882kB)
Abstract
Perilaku ibu dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan dan tumbuh kembang bayi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bantar pada tahun 2024 hanya mencapai 33%, jauh di bawah target nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah 16 informan yang terdiri dari 6 orang ibu sebagai informan utama, 6 orang suami sebagai informan kunci, serta 4 tenaga kesehatan dan kader sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ibu dalam pemberian ASI eksklusif tidak sesuai dengan standar pemberian ASI eksklusif, dan cenderung mengarah pada praktik mix feeding yang dipengaruhi oleh faktor predisposisi yaitu pengetahuan yang cukup namun masih terdapat mitos, sikap positif namun dengan self-efficacy yang rendah. Faktor pemungkin mencakup akses layanan kesehatan yang memadai namun masih kurangnya edukasi teknis menyusui terkait ASI eksklusif dan fasilitas menyusui. Faktor penguat menunjukkan bahwa dukungan suami dan tenaga kesehatan belum optimal. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa rendahnya cakupan ASI eksklusif disebabkan oleh kombinasi pengetahuan, dukungan, dan kondisi lingkungan yang belum mendukung secara maksimal. Saran yang diberikan antara lain peningkatan edukasi teknis bagi ibu, penyediaan fasilitas laktasi, serta penguatan peran kader dan pendampingan pasca-persalinan oleh petugas kesehatan.
Kata Kunci: ASI eksklusif, Perilaku ibu, Menyusui
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 07:43 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 07:43 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1738 |
