Kurniawan, Andi (2025) PERENCANAAN PLTS ROOFTOP HYBRID (PV-PLN) SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK BARU TERBARUKAN DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS II B KOTA BANJAR MENGGUNAKAN SOFTWARE HOMER. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (207kB)
2 HALAMAN JUDUL.pdf
Download (209kB)
3 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (44kB)
4 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (67kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (264kB)
6 HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN.pdf
Download (68kB)
7 ABSTRAK.pdf
Download (325kB)
8 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR LAMPIRAN.pdf
Download (359kB)
9 BAB 1.pdf
Download (302kB)
10 BAB 2.pdf
Download (2MB)
11 BAB 3.pdf
Download (462kB)
12 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (210kB)
15 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Permasalahan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat dan ketergantungan
terhadap sumber energi fosil mendorong perlunya pemanfaatan energi baru terbarukan, salah
satunya energi surya. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem PLTS Rooftop
Hybrid (PV-PLN) di Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Kota Banjar dengan
menggunakan software HOMER sebagai alat bantu simulasi dan optimasi. Terletak di
koordinat 7.375727 LS dan 108.568054 BT dengan rata-rata intensitas radiasi sinar matahari
sebesar (���) = 4.60 kWh/m²/hari dan rata-rata suhu sebesar 24.73 C°. Hasil simulasi
menggunakan HOMER menunjukkan dengan kapasitas pembangkit 160 kW menghasilkan
keluaran daya rata-rata 567 kWh/hari dengan total produksi 206.779 kWh/tahun,
pembangkit menunjukkan bahwa sistem grid menghasilkan Net Present Cost (NPC) sebesar
Rp 5.13B dengan biaya operasional Rp 397M sedangkan Sistem Hybrid menghasilkan NPC
sebesar Rp 4.24B dengan biaya operasional Rp 186M dan memerlukan investasi awal
sebesar Rp 1.84B, namun hasil investasi yang diperoleh lebih menguntungkan sistem hybrid
dengan present worth sebesar Rp 886.756.000, annual worth sebesar Rp 68.594.460 per
tahun, Cost of Energi (COE) sebesar (908/kWh), Return on Investment (ROI) sebesar 7,4%,
Internal Rate of Return (IRR) sebesar 10,8%, Payback Period 7,5 tahun, dan Payback Period
yang terdiskonto selama 11,84 tahun. ini menunjukkan bahwa meskipun modal awal lebih
besar, sistem Hybrid dapat memberikan keuntungan yang lebih signifikan dalam jangka
panjang.
Kata Kunci : Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Hybrid, HOMER
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 08:24 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 02:47 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1688 |
