MARDANI, PRAMADHIKA (2025) KERAGAAN PEMASARAN KUNYIT DI DESA CIRAPUHAN KECAMATAN SELAAWI KABUPATEN GARUT. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (142kB)
2 PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH.pdf
Download (130kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (225kB)
4 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (72kB)
5 PRAKATA.pdf
Download (117kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (196kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (174kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (134kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (172kB)
10 BAB I.pdf
Download (228kB)
11 BAB II.pdf
Download (332kB)
12 BAB III.pdf
Download (355kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (418kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
15 BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
16 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (186kB)
17 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (752kB)
Abstract
Kunyit merupakan salah satu komoditas tanaman herbal yang memiliki nilai ekonomi
tinggi dan banyak diminati dikalangan masyarakat. Desa Cirapuhan dikenal sebagai
salah satu daerah penghasil kunyit yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Meskipun demikian, pemasaran kunyit masih menghadapi berbagai tantangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan saluran dan fungsi pemasaran,
menganalisis biaya, keuntungan dan margin pemasaran serta menganalisis bagian
harga yang diterima oleh petani (farmer’s share) pada pemasaran kunyit di Desa
Cirapuhan Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode survei. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder.
Penentuan responden lembaga pemasaran dilakukan dengan metode snowball
sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran
yaitu Saluran I (Petani – Konsumen Akhir). Saluran II (Petani – Pedagang Pengumpul – Konsumen Akhir). Saluran III (Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir). Fungsi pertukaran dan fungsi fisik dilakukan oleh semua lembaga
pemasaran. Biaya pemasaran total kunyit solor, kepala dan cabang pada saluran II Rp.
775 per kg dan saluran III Rp. 2.686,1 per kg. Keuntungan total saluran II sebesar Rp.
725 per kg. Keuntungan pemasaran kunyit solor, kepala dan cabang sebesar Rp.
5.313,95 per kg, Rp. 3.313,95 dan Rp. 2.313,95. Margin pemasaran saluran II Rp. 1.500
per kg. Untuk margin saluran II dan saluran III pemasaran kunyit solor, kepala dan
cabang memiliki margin sebesar Rp. 4.000 per kg saluran II dan Rp. 4.000 per kg
saluran III pemasaran kunyit solor, Rp. 2.000 per kg saluran II dan Rp. 4.000 per kg
saluran III pemasaran kunyit kepala dan Rp. 1.250 per kg saluran II dan Rp. 3.750 per
kg saluran III pemasaran kunyit cabang. Saluran I memiliki farmer’s share 100 persen,
saluran II 72,7 persen. Pada saluran pemasaran III kunyit solor, kepala dan cabang
memiliki farmer’s share 33,3 persen, 40 persen dan 44,4 persen.
Kata Kunci : Farmer’s Share, Margin, Saluran Pemasaran, Kunyit
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 08:18 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 08:18 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1646 |
