NURMALIA, TIA (2025) GAMBARAN MANAJEMEN PROGRAM PENANGGULANGAN STUNTING DI PUSKESMAS KAWALU KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (30kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (346kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (250kB)
4. PENYATAAN .pdf
Download (227kB)
5. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (6kB)
6. DAFTAR RIWATAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (74kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (121kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (11kB)
10. BAB I.pdf
Download (144kB)
11. BAB II.pdf
Download (158kB)
12. BAB III.pdf
Download (108kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (134kB)
17. KLAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Puskesmas Kawalu merupakan salah satu puskesmas yang menjadi ujung tombak
pelaksanaan program penanggulangan stunting di Kota Tasikmalaya, dengan kasus
stunting tertinggi berada di wilayah Kelurahan Karsamenak. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen program penanggulangan
stunting di Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif dengan pendekatan manajemen yang terdiri dari lima tahapan:
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Informan
dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, yang terdiri dari
informan kunci, utama, dan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara mendalam dan observasi dengan menggunakan pedoman
wawancara dan lembar observasi sebagai instrumen. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perencanaan belum sepenuhnya partisipatif karena minimnya pelibatan
lintas sektor dan masyarakat. Pengorganisasian belum memiliki struktur kerja dan
SOP yang jelas, serta jumlah kader masih terbatas. Pelaksanaan masih menghadapi
kendala dalam keterlibatan masyarakat dan belum optimalnya pelatihan kader.
Pengawasan bersifat administratif dan belum mencakup pemantauan kualitas.
Evaluasi belum digunakan secara maksimal sebagai dasar perbaikan program dan
belum menyentuh dampak perubahan perilaku masyarakat. Kesimpulannya bahwa
manajemen program penanggulangan stunting di Puskesmas Kawalu belum
berjalan optimal pada seluruh tahap manajemen. Disarankan agar puskesmas
meningkatkan koordinasi lintas sektor, menyusun SOP yang terstruktur,
memperkuat pelatihan kader dan petugas, serta memanfaatkan hasil evaluasi
sebagai dasar perbaikan program yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Manajemen, Stunting, Puskesmas Kawalu, perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 03:37 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 03:37 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1455 |
