Wirasatriaji, Rizky (2025) ANALISIS KINERJA SISTEM PROTEKSI TRANSFORMATOR DI PLTP PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY AREA KARAHA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (98kB)
2. HALAMAN JUDUL.pdf
Download (163kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (6MB)
4. PENGESAHAN.pdf
Download (10MB)
5. PERNYATAAN.pdf
Download (8MB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (245kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (381kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (392kB)
9. BAB I.pdf
Download (259kB)
10. BAB II.pdf
Download (941kB)
11. BAB III.pdf
Download (395kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (201kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (900kB)
Abstract
Transformator adalah perangkat penting dalam sistem pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) PT. Pertamina Geothermal Energy Area Karaha, berfungsi sebagai alat utama dalam distribusi energi listrik. Untuk melindungi transformator dari gangguan hubung singkat, diperlukan koordinasi sistem proteksi yang tepat. Sistem proteksi yang digunakan terdiri dari Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR). Kedua relay ini bekerja secara koordinasi ketika terjadi gangguan, seperti lonjakan arus yang berpotensi merusak transformator. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja OCR dan GFR dalam menghadapi gangguan hubung singkat tiga phase, dua phase, dan satu phase ke tanah, serta untuk mengidentifikasi potensi masalah dalam sistem proteksi yang dapat mempengaruhi stabilitas sistem kelistrikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada gangguan hubung singkat dengan berbagai letak gangguan, sistem proteksi bekerja optimal saat gangguan terjadi pada tegangan higt voltage dan medium voltage. Relay OCR dan GFR di sisi UAT akan bekerja terlebih dahulu, diikuti dengan trip pada sisi HV UAT. Namun, pada saat gangguan terletak di tegangan low voltage, kinerja relay tidak optimal. Untuk gangguan tiga phase dan dua phase, relay OCR di sisi UAT terlalu cepat memutuskan aliran listrik, mengakibatkan koordinasi relay yang tidak optimal. Sedangkan pada gangguan satu phase ke tanah, relay GFR sisi MV/LV terlalu cepat bekerja dalam waktu 0,1 detik, diikuti oleh relay GFR sisi LV dengan waktu trip 1 detik.
Kata Kunci : GFR, Hubung Singkat ,OCR,Sistem Proteksi,Transformator.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 02:48 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 02:48 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1440 |
