WINARNO, SHAFA NADIA PUTRI (2026) HUBUNGAN PERILAKU LAYANAN FOOD DELIVERY DAN KONSUMSI JUNK FOOD TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH REMAJA 15-18 TAHUN (Studi Observasional di SMA Negeri 2 Ciamis Tahun 2026). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (315kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (181kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (240kB)
5. BIODATA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (280kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (241kB)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (234kB)
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
10. PERNYATAAN.pdf
Download (5MB)
11. KATA PENGANTAR.pdf
Download (247kB)
12. ABSTRAK.pdf
Download (333kB)
13. BAB I.pdf
Download (463kB)
14. BAB II.pdf
Download (774kB)
15. BAB III.pdf
Download (814kB)
16. BABIV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (519kB)
17. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (541kB)
18. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (282kB)
20. LAMPPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Gizi lebih pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi serta gaya hidup, termasuk kemudahan akses makanan melalui layanan food delivery dan tingginya konsumsi junk food. Kondisi ini berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi yang berdampak pada peningkatan risiko gizi lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku layanan food delivery dan konsumsi junk food dengan kejadian gizi lebih pada remaja usia 15–18 tahun di SMA Negeri 2 Ciamis Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 2 Ciamis sebanyak 869 siswa. Sampel penelitian berjumlah 99 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner perilaku layanan food delivery, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi junk food, serta pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi berdasarkan IMT/U z score. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku layanan food delivery kategori rendah dan konsumsi junk food kategori rendah. Namun, masih ditemukan proporsi remaja dengan kejadian gizi lebih. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perilaku layanan food delivery dengan konsumsi junk food dengan P-value sebesar 0,004, serta terdapat hubungan antara perilaku layanan food delivery dengan kejadian gizi lebih pada remaja dengan P-value sebesar 0,010, dan terdapat hubungan antara konsumsi junk food dengan kejadian gizi lebih pada remaja dengan P-value sebesar 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku layanan food delivery dan konsumsi junk food memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian gizi lebih pada remaja usia 15–18 tahun di SMA Negeri 2 Ciamis. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi gizi dan pengendalian perilaku konsumsi makanan tidak sehat pada remaja.
Kata Kunci: Food delivery, Junk Food, Gizi Lebih, Remaja.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 04:24 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 04:24 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7598 |
