RIZKI, DAVIN ANDHIKA (2026) PENGEMBANGAN BRONIS PANGGANG BERBAHAN DASAR TEPUNG SORGUM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KACANG KEDELAI DAN TERIGU UNTUK IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (267kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (199kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (248kB)
4. LEMBAR PERSEMBAHAN.pdf
Download (262kB)
5. BIODATA PENULIS.pdf
Download (321kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (306kB)
7. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (226kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (205kB)
9. ABSTRAK.pdf
Download (287kB)
10. BAB 1.pdf
Download (306kB)
11. BAB 2.pdf
Download (387kB)
13. BAB 3.pdf
Download (512kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (418kB)
15. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
16. BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (305kB)
18. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan KEK adalah melalui pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan kandungan energi dan protein tinggi, seperti bronis sorgum kacang kedelai. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, yaitu penentuan formula dasar dan penelitian utama yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil uji organoleptik, kandungan energi, dan kandungan proksimat pada bronis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Uji organoleptik dilakukan dengan menilai aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik. Analisis kandungan energi dilakukan menggunakan metode bom kalorimeter, sedangkan analisis proksimat meliputi kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, One Way ANOVA, dan Independent Sample t-test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penentuan formula dasar menunjukkan bahwa formula F2 memiliki tingkat penerimaan terbaik. Hasil Penelitian utama menunjukkan bahwa variasi formulasi bronis tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap hasil uji organoleptik, kandungan energi, dan kadar abu (p > 0,05), tetapi memberikan perbedaan yang signifikan terhadap kadar air, protein, lemak, dan karbohidrat (p < 0,05). Formula P2 dipilih sebagai formula terbaik berdasarkan tingkat penerimaan panelis. Formula terpilih (P2) memiliki kandungan energi 4,88 kkl/g, kadar air 22,7%, kadar abu 1,53%, kadar protein 9,72%, kadar lemak 23,24%, dan kadar karbohidrat 43,33%. Kesimpulannya, bronis ini sudah mencukupi kebutuhan ibu hamil sesuai ketetuan standar PMT untuk selingan, sehingga produk ini bisa disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil sebagai makanan selingan atau camilan.
Kata Kunci: bronis, ibu hamil, kedelai, kurang energi kronik, sorgum
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:10 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:10 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7577 |
