Hanan, Muhammad Fadhil Arkan (2025) PEMODELAN PENGARUH HARMONISA TERHADAP ARUS NETRAL. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1-COVER (1).pdf
Download (162kB)
2-HALAMAN JUDUL (1).pdf
Download (162kB)
3-HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS (1).pdf
Download (153kB)
4-HALAMAN PENGESAHAN (1).pdf
Download (341kB)
5-KATA PENGANTAR (1).pdf
Download (297kB)
6-HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN MENYERAHKAN HAK MILIK ATAS TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMI.pdf
Download (221kB)
7-ABSTRAK (1).pdf
Download (230kB)
8-DAFTAR ISI.pdf
Download (240kB)
9-DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (315kB)
10-DAFTAR TABEL (1).pdf
Download (166kB)
11-BAB I (1).pdf
Download (233kB)
12-BAB II (1).pdf
Download (561kB)
13-BAB III (1).pdf
Download (288kB)
14-BAB IV (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
15-BAB V (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
16-DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
Download (189kB)
Abstract
Permasalahan harmonisa dalam sistem tenaga listrik menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas daya, khususnya pada sistem distribusi dengan beban nonlinier yang semakin banyak digunakan. Salah satu dampak dari keberadaan harmonisa adalah meningkatnya arus netral, yang dapat menimbulkan gangguan pada sistem distribusi tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik arus netral dan Total Harmonic Distortion (THD) arus, baik pada beban maupun arus netral, akibat variasi kondisi beban linier dan nonlinier dalam sistem tiga fasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi menggunakan MATLAB Simulink pada sistem distribusi tiga fasa empat kawat. Simulasi dilakukan pada empat skenario kondisi beban, yaitu beban linier seimbang, beban linier tidak seimbang, beban nonlinier seimbang, dan beban nonlinier tidak seimbang. Data yang diperoleh dari simulasi meliputi gelombang arus netral, nilai arus netral, dan spektrum harmonisa arus untuk masing-masing kondisi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi beban linier seimbang, arus netral bernilai nol karena tidak terdapat ketidakseimbangan antar fasa maupun harmonisa. Pada kondisi beban linier tidak seimbang, arus netral muncul akibat perbedaan nilai arus antar fasa. Pada beban nonlinier seimbang, meskipun arus beban antar fasa seimbang, terdapat arus netral yang tinggi akibat komponen harmonisa orde ke-3 dan kelipatannya yang saling bertambah di konduktor netral, menghasilkan nilai THD arus netral sebesar 85500,25%. Sedangkan pada beban nonlinier tidak seimbang, arus netral terbentuk oleh kombinasi ketidakseimbangan arus fasa dan komponen harmonisa, dengan nilai THD arus netral sebesar 79,59%.
Kata kunci: Arus Netral, Harmonisa, THD, Beban Nonlinier
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 02:58 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 02:58 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/815 |
