BUDIARSIH, WISKA ADHWAA (2026) PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (229kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (294kB)
3. SURAT KETERANGAN REVISI UJIAN SKRIPSI.pdf
Download (447kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (415kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (214kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (195kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (282kB)
8. DAFTAR TABEL.pdf
Download (248kB)
9. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (232kB)
10. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (187kB)
11. BAB I.pdf
Download (281kB)
12. BAB II.pdf
Download (673kB)
13. BAB III.pdf
Download (491kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
15. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (207kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB)
18. RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
Abstract
Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika, khususnya ketika pembelajaran belum mampu mengakomodasikan keterlibatan aktif peserta didik serta konteks budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses berpikir matematis dan rendahnya capaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain posttest only control design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X Perempuan SMA Terpadu Riyadlul ’Ulum tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis yang disusun berdasarkan tahapan Polya dan telah memenuhi kriteria validitas serta reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, kemudia dilanjutkan dengan uji Independent Sample T-test dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji hipotesis sebesar 0,000, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang mengikuti pembelajaran inkuiri dengan pendekatan culturally responsive teaching dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran problem-based learning dengan pendekatan saintifik. Besar pengaruh yang diperoleh sebesar 43,6% yang menunjukkan kontribusi sedang hingga kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan culturally responsive teaching berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual yang efektif dalam pembelajaran matematika.
Kata kunci: Pembelajaran Inkuiri, Culturally Responsive Teaching, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:33 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:33 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/8118 |
