ZULVANNISA, TYAZ ELZA (2026) DINAMIKA PERKEMBANGAN KURIKULUM KULLIYATUL MU'ALLIMIN AL-ISLAMIYAH (KMI) PONDOK PESANTREN RIYADLUL ULUM WADDA'WAH TASIKMALAYA TAHUN 1985-2014. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (57kB)
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (131kB)
3. HALAMAN PENGUJI.pdf
Download (86kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (157kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (148kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (97kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (97kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (158kB)
9. BAB 1.pdf
Download (314kB)
10. BAB II.pdf
Download (225kB)
11. BAB III.pdf
Download (273kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (167kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
16. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika perkembangan Kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah KMI di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya pada rentang tahun 1985-2014. Masalah paling utama yang melatarbelakangi penelitian ini ialah adanya keresahan peneliti yang muncul ketika melihat eksistensi Kurikulum KMI di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya yang hingga sekarang masih bertahan dan berkembang, berbeda dengan banyak pesantren salafiyah yang sulit beradaptasi. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana proses perkembangan dan dampak Kurikulum KMI yang berlangsung pada rentang 1985 2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi lima tahapan, yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurikulum KMI mengalami perkembangan secara bertahap dengan melewati tiga fase yaitu pertama fase perintisan pada tahun 1985-2000 ditandai dengan internalisasi disiplin bahasa oleh alumni Gontor Kedua, fase pelembagaan tahun 2001-2008 ditandai dengan pendirian SMP Terpadu dan SMA Terpadu dalam enam tahun sekolah atau kelas Qudama dan ketiga fase dibentuknya Direktorat KMI pada tahun 2008-2014 sebagai otoritas akademik yang formal. Perkembangan tersebut menimbulkan berbagai dampak. Dampak positifnya berupa keberhasilan integrasi modernisasi dengan tradisi Salafiyah yang dibuktikan melalui program pengabdian alumni pertama sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Namun, prosesnya juga menghadapi tantangan signifikan berupa resistensi ideologis terhadap bahasa asing, beban akademik yang ganda, hingga konflik fisik pada peristiwa 1996. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan Kurikulum KMI merupakan model adaptasi modernisasi yang berhasil di lingkungan pesantren salafiyah.
Kata Kunci : Perkembangan Kurikulum, Eksistensi, Dampak, KMI, Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 03:19 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 03:19 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7928 |
