Akbar, Syahsultan Alif (2026) EKSPLORASI PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA REMAJA DENGAN DEWASA DI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C (Studi Pada Warga Belajar di PKBM Gema Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (198kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (195kB)
3 HALAMAN PENGUJI.pdf
Download (125kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (131kB)
5 HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (196kB)
6 ABSTRAK.pdf
Download (257kB)
7 KATA PENGANTAR.pdf
Download (150kB)
8 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (222kB)
9 DAFTAR ISI.pdf
Download (167kB)
10 DAFTAR TABEL.pdf
Download (136kB)
11 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (131kB)
12 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (140kB)
13 BAB 1.pdf
Download (281kB)
14 BAB 2.pdf
Download (344kB)
15 BAB 3.pdf
Download (360kB)
16 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (676kB)
17 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
18 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (231kB)
19 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
20 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
Abstract
Pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir sebagai solusi strategis dalam menekan angka putus sekolah yang masih tinggi. Kehadiran peserta didik dengan latar belakang usia yang sangat beragam menciptakan tantangan tersendiri bagi keberhasilan proses pembelajaran. Perbedaan karakteristik antara warga belajar remaja dan dewasa memicu dinamika dorongan belajar yang berbeda dalam mengikuti program Paket C. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perbandingan motivasi belajar antara remaja dengan dewasa di PKBM Gema Kota Tasikmalaya. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data dihimpun dari dua warga belajar remaja, dua warga belajar dewasa, dan satu tutor Paket C menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan adanya titik temu berupa persamaan tujuan jangka panjang pada kedua kelompok, yaitu keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi demi mencapai aktualisasi diri. Divergensi nyata terlihat pada pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari yang memengaruhi konsistensi belajar mereka. Kelompok remaja sangat bergantung pada pengondisian eksternal, berupa lingkungan belajar yang aman dari perundungan serta apresiasi dari tutor dan teman sebaya agar tetap terlibat aktif di dalam kelas. Kelompok dewasa menunjukkan kemandirian belajar yang tinggi karena berorientasi langsung pada peningkatan kualitas hidup, walaupun harus menghadapi hambatan fisik berupa kelelahan akibat beban pekerjaan dan tanggung jawab keluarga. Simpulan penelitian menegaskan bahwa perbandingan motivasi belajar kedua kelompok menunjukkan perbedaan orientasi yang kontras, di mana warga belajar remaja didominasi oleh pemenuhan kebutuhan sosial dan penghargaan lingkungan, sedangkan warga belajar dewasa digerakkan secara mandiri oleh kebutuhan aktualisasi diri.
Kata kunci: Motivasi Belajar, Remaja, Dewasa, Pendidikan Kesetaraan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:26 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:26 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7920 |
