MILAH, MIRA NURUL (2026) STRATEGI DIGITAL BRANDING DALAM MENINGKATKAN JUMLAH SANTRI DI PONDOK PESANTREN SABILUL HUDA KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER .pdf
Download (47kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN .pdf
Download (65kB)
3. LEMBAR PENGUJI .pdf
Download (54kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN .pdf
Download (73kB)
5. LEMBAR PRIBADI .pdf
Download (181kB)
6. ASBTRAK .pdf
Download (422kB)
7. KATA PENGANTAR .pdf
Download (107kB)
8. UCAPAN TERIMAKASIH .pdf
Download (9kB)
9. DAFTAR ISI .pdf
Download (382kB)
10. BAB 1 .pdf
Download (165kB)
11. BAB 2 .pdf
Download (540kB)
12. BAB 3 .pdf
Download (160kB)
13. BAB 4 .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
14. BAB 5 .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
15. DAFTAR PUSTAKA .pdf
Download (124kB)
16. LAMPIRAN .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
Abstract
Pentingnya penggunaan teknologi digital sebagai metode untuk memperkuat keberadaan lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, di era digital yang terus berkembang. Pesantren Sabilul Huda, salah satu lembaga pendidikan berbasis agama, mulai menggunakan media digital sebagai alat branding untuk menarik perhatian calon santri. Namun, efektivitas strategi yang diterapkan saat ini belum sepenuhnya diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi Digital Branding yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta pengaruhnya terhadap peningkatan jumlah santri di Pesantren Sabilul Huda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pimpinan pondok pesantren, pengurus media sosial, dan santri. Temuan penelitian strategi Digital Branding di Pesantren Sabilul Huda telah dilaksanakan dengan memanfaatkan berbagai media sosial seperti Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok. Pada tahap perencanaan pesantren telah menetapkan tujuan dan platform yang digunakan, tetapi perencanaan konten mereka belum sistematis. Dalam tahap pelaksanaan, kegiatan Digital Branding telah berjalan melalui penyebaran konten, tetapi belum konsisten dan terhambat oleh keterbatasan sumber daya manusia. Tahap evaluasi, strategi yang diterapkan masih belum menggunakan indikator yang dapat diukur. Hasil dari strategi branding digital menunjukkan adanya peningkatan dalam eksistensi, serta ketertarikan masyarakat terhadap pesantren, tetapi peningkatan jumlah santri masih sedikit. Dari hasil penelitian ini, bahwa strategi branding digital di Pesantren Sabilul Huda telah diterapkan namun belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan manajeman lembaga lebih terencana, konsisten, dan berkelanjutan agar dapat memberikan dampak yang lebih berarti terhadap peningkatan jumlah santri.
Kata Kunci: Digital Branding, Media Sosial, Pesantren, Santri.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 01:52 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 01:52 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7880 |
