WAHYUNI, ISMI (2026) PERAN KADER POSYANDU DALAM MENCEGAH STUNTING MELALUI PROGRAM BINA KELUARGA BALITA (Studi Fenomenologi di Posyandu Dahlia, Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (150kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (193kB)
3 LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (172kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (170kB)
5 HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (107kB)
6 ABSTRAK.pdf
Download (199kB)
7 KATA PENGANTAR.pdf
Download (108kB)
8 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (133kB)
9 DAFTAR ISI.pdf
Download (267kB)
10 DAFTAR TABEL.pdf
Download (172kB)
11 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (170kB)
12 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (177kB)
13 BAB 1.pdf
Download (298kB)
14 BAB 2.pdf
Download (389kB)
15 BAB 3.pdf
Download (322kB)
16 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
17 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
18 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (174kB)
19 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
20 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
Abstract
Kurangnya pengetahuan ibu balita dan pencegahan stunting pada balita di Posyandu Dahlia, masih banyak orang tua yang kekurangan pengetahuan mengenai pemberian makanan yang bergizi pada balita sehingga anak yang seharusnya tercukupi akan terlewatkan begitu saja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran kader posyandu dalam pencegahan stunting melalui program bina keluarga balita. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Metode fenomenologi, yang bertujuan untuk memahami dan menjelaskan makna pengalaman hidup seseorang atau sekelompok orang terhadap suatu fenomena tertentu. Pendekatan ini berfokus pada bagaimana individu mengalami, memaknai, dan memberikan arti terhadap suatu peristiwa berdasarkan sudut pandang mereka sendiri. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kader berperan sebagai fasilitator, komunikator, dan motivator. Sebagai fasilitator kader posyandu menyelenggarakan kegiatan, mengumpulkan data data kesehatan, dan menghubungkan masyarakat dengan layanan kesehatan. Peran komunikator kader menyampaikan informasi kesehatan dan menjembatani komunikasi antara warga dan tenaga kesehatan. Sebagai motivator kader mendorong masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjadi contoh bagi masyarakat. Program Bina Keluarga Balita di Posyandu Dahlia turut berperan penting dalam upaya pencegahan stunting melalui penyuluhan, penyediaan alat permainan edukatif, serta pencatatan kartu kembang anak. Simpulan, peran aktif kader posyandu dalam pencegahan stunting membantu menurunkan risiko stunting dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Kata Kunci : Kader Posyandu, Stunting, Balita
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 08:13 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 08:13 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7820 |
