HASANAH, DIKE DIKWATUL (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATERI KINEMATIKA DITINJAU DARI PENGETAHUAN AWAL (Kuasi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 7 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2025/2026). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (252kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (317kB)
3 LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (384kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (313kB)
5 ABSTRAK.pdf
Download (410kB)
6 KATA PENGANTAR.pdf
Download (263kB)
7 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (234kB)
8 DAFTAR ISI.pdf
Download (290kB)
9 DAFTAR TABEL.pdf
Download (290kB)
10 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (275kB)
11 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (295kB)
12 BAB 1.pdf
Download (516kB)
13 BAB 2.pdf
Download (1MB)
14 BAB 3.pdf
Download (1MB)
15 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
16 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
17 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (336kB)
18 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14MB)
19 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan pemecahan masalah peserta didik berdasarkan hasil studi pendahuluan materi kinematika gerak melingkar di SMA Negeri 7 Tasikmalaya. Selain itu, pengetahuan awal peserta didik pada konsep kinematika dan vektor juga berkontribusi pada pemahaman konsep. Solusi yang diterapkan peneliti untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada materi kinematika gerak melingkar ditinjau dari pengetahuan awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain factorial 2 × 2. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMA Negeri 7 Tasikmalaya sebanyak 6 kelas. Sampel penelitian yaitu kelas X-E3 sebagai kelas eksperimen dan X-E1 sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi pemberian tes pengetahuan awal menggunakan Force Concept Inventory (FCI) dan Test of Understanding of Vectors (TUV), serta tes keterampilan pemecahan masalah berbentuk soal uraian. Hasil analisis data uji hipotesis menggunakan ANOVA dua arah diperoleh: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada materi kinematika gerak melingkar dengan � �� ℎ����� > �� ����� yaitu 20,110 > 3,956; (2) terdapat perbedaan keterampilan pemecahan masalah peserta didik dengan pengetahuan awal tinggi dan rendah dengan �� ℎ����� > �� ����� yaitu 5,500 > 3,956; serta (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) dan pengetahuan awal terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada materi kinematika dengan ��� ℎ����� < ��� ����� yaitu 0,507 < 3,956. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa tahapan model Cooperative Problem Solving (CPS) mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam mengonstruksi solusi kolaboratif, sehingga berdampak positif pada keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) berpengaruh terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik baik bagi peserta didik dengan pengetahuan awal tinggi maupun rendah secara konsisten.
Kata kunci: Cooperative Problem Solving, keterampilan pemecahan masalah, pengetahuan awal, kinematika gerak melingkar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:05 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:05 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7800 |
