Ramadhan, Fajar (2026) SYSTEM PRECISION FARMING: OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN BERBASIS IoT DENGAN ESP32-S3, DATA SENSOR, DAN API CUACA. Diploma thesis, Universitas Siliwangi.
01 Cover.pdf
Download (266kB)
02 Pernyataan Orisinalitas.pdf
Download (508kB)
03 Halaman Pengesahan.pdf
Download (585kB)
04 kata pengantar.pdf
Download (317kB)
05 HALAMAN PEENYATAAN PERSETUJUAN MENYERAHKAN HAK MILIK ATAS TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEM.pdf
Download (519kB)
06 Abstrak (Indonesia).pdf
Download (300kB)
07 Abstrack (English).pdf
Download (300kB)
08 Daftar Isi.pdf
Download (371kB)
09 Daftar Gambar.pdf
Download (309kB)
10 Daftar Tabel.pdf
Download (301kB)
11 Bab 1.pdf
Download (392kB)
12 Bab 2.pdf
Download (963kB)
13 Bab 3.pdf
Download (845kB)
14 Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15 Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (387kB)
16 Daftar Pustaka.pdf
Download (203kB)
17 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (786kB)
Abstract
Sistem penyiraman konvensional yang hanya bergantung pada pembacaan sensor lokal seringkali berujung pada pemborosan air dan energi, terutama ketika penyiraman dilakukan sesaat sebelum turun hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sistem penyiraman cerdas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32-S3 yang mengimplementasikan metode fusi data (data fusion). Sistem ini mengintegrasikan data primer dari sensor kelembaban tanah dengan data sekunder berupa probabilitas presipitasi (hujan) dari cloud server melalui OpenWeatherMap API. Mengingat kelancaran fusi data sangat bergantung pada stabilitas koneksi internet, penelitian ini juga melakukan evaluasi kinerja jaringan secara kuantitatif melalui analisis Quality of Service (QoS) menggunakan perangkat lunak Wireshark dengan parameter standardisasi internasional TIPHON (ETSI TR 101 329). Hasil pengujian logika fusi data menunjukkan tingkat keberhasilan 100% dalam 4 skenario kondisi lingkungan, di mana sistem mampu menunda penyiraman (override) secara otomatis meskipun tanah kering apabila prediksi cuaca menunjukkan akan turun hujan. Sementara itu, hasil analisis metrik QoS dari 30 sampel data menunjukkan nilai rata-rata delay sebesar 145,3 ms, jitter sebesar 17.7 ms, packet loss absolut pada 2.49%, dan throughput rata-rata sebesar 7.3 Kbps. Berdasarkan standar TIPHON, performa jaringan secara keseluruhan diklasifikasikan ke dalam kategori Bagus. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa arsitektur fusi data yang dirancang memiliki efisiensi overhead yang tinggi, dan infrastruktur jaringan lokal yang digunakan sangat andal dalam menjamin integritas transmisi data dokumen JSON tanpa adanya kerusakan sintaksis, sehingga kontinuitas operasional penyiraman cerdas dapat berjalan secara optimal.
Kata Kunci : Fusi Data, Internet of Things, penyiraman Cerdas, Quality of Service, Wireshark.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 07:46 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 07:46 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7693 |
