ROSWATI, ROSWATI (2026) PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK BERBASIS 5R (REDUCE, REUSE, RECYCLE, REPLACE, REPLANT) SEBAGAI UPAYA EDUKASI PERILAKU PRO-LINGKUNGAN DI DESA JATIHURIP KECAMATAN CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA. Masters thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (48kB)
2.LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (129kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (197kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (128kB)
6. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (107kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (158kB)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (105kB)
9. DAFTAR TABEL.pdf
Download (103kB)
10. BAB I.pdf
Download (142kB)
11. BAB II.pdf
Download (428kB)
12. BAB III.pdf
Download (341kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (942kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (105kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17.RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
FIX MODUL PELATIHAN 5R SAMPAH DOMESTIK.pdf
Download (1MB)
Abstract
Sampah domestik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berkaitan erat dengan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Di Desa Jatihurip, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, pengelolaan sampah masih banyak dilakukan secara sederhana, seperti dibakar, ditimbun, atau dibuang tanpa proses pemilahan dan pengolahan lebih lanjut. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan sarana, tetapi juga dengan pemahaman, kesadaran, dan perilaku masyarakat terhadap lingkungan. Pengelolaan sampah domestik berbasis prinsip 5R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Replace, dan Replant, menjadi salah satu pendekatan edukatif yang dapat mendorong terbentuknya perilaku pro-lingkungan masyarakat. Kajian ini diarahkan untuk menganalisis pemahaman dan perilaku pro-lingkungan masyarakat setelah mengikuti pelatihan pengelolaan sampah domestik berbasis 5R, serta mengkaji bentuk dan karakteristik pelatihan yang sesuai dengan kondisi masyarakat Desa Jatihurip. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan 5R mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Masyarakat mulai memahami bahwa pengurangan sampah, pemanfaatan kembali barang bekas, pendauran ulang, penggantian bahan tidak ramah lingkungan, dan kegiatan penghijauan dapat diterapkan dalam kehidupan rumah tangga. Perubahan perilaku pro-lingkungan mulai tampak melalui kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barang bekas, mengolah sampah organik, menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan penghijauan. Namun, perubahan tersebut masih berlangsung secara bertahap dan belum merata karena dipengaruhi oleh kebiasaan lama, keterbatasan fasilitas, serta perlunya pendampingan berkelanjutan. Pengelolaan sampah domestik berbasis 5R dapat menjadi sarana edukasi lingkungan yang relevan dalam membentuk perilaku pro-lingkungan masyarakat desa apabila dilaksanakan melalui pelatihan yang kontekstual, partisipatif, sederhana, berbasis praktik langsung, melibatkan tokoh masyarakat, dan dilakukan secara berkelanjutan.
Kata kunci : sampah domestik, 5R, edukasi lingkungan, perilaku pro-lingkungan, Desa Jatihurip.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 01:38 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 01:39 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7635 |
