RAUNA, MATILDA RAMBU (2026) KEARIFAN LOKAL DAN PEWARISAN TRADISI MARAPU DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA DAN LINGKUNGAN HIDUP MASYARAKAT DESA WAILAWA KECAMATAN KATIKUTANA SELATAN KABUPATEN SUMBA TENGAH. Masters thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (204kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (72kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (128kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (268kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (126kB)
6. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (194kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (291kB)
8. BAB I.pdf
Download (215kB)
9. BAB II.pdf
Download (437kB)
10. BAB III.pdf
Download (390kB)
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
12. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (234kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
15. BIODATA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
Abstract
MATILDA RAMBU RAUNA, 2026. Kearifan Lokal dan Pewarisan Tradisi Marapu dalam Kehidupan Sosial Budaya dan Lingkungan Hidup Masyarakat Desa Wailawa Kecamatan Katikutana Selatan Kabupaten Sumba Tengah Provinsi NTT). Program Studi Magister Pendidikan Geografi Program Pascasarjana Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Nilai-Nilai Kearifan Lokal yang terdapat dalam Tradisi Marapu yang berkaitan dengan kehidupan sosial budaya dan lingkungan hidup masyarakat (2) Proses pewarisan Tradisi Marapu dalam kehidupan sosial budaya dan lingkungan hidup masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sumba Tengah tepatnya di Desa Wailawa. Nilai-nilai yang ada dalam tradisi Marapu merupakan salah satu bagian dari kearifan lokal, yang hendaknya digali lebih mendalam lagi sehingga kedepannya masyarakat luas dapat mengetahuinya. Metode yang digunakan adalah Metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data ada empat, yaitu wawancara, observasi, studi literature dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan tradisi Marapu di Desa Wailawa terdiri atas beberapa tahapan sebelum menuju pada puncak pelaksanaan tradisi tersebut, dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai pada tahap akhir. Tradisi Marapu dilaksanakan dengan tujuan diantaranya untuk menghormati arwah leluhur, meminta berkat dan restu dari Sang Pencipta agar diberi berkat yang melimpah ketika menuai hasil, sebagai perekat jalinan persaudaraan bagi masyarakat Desa Wailawa dan Sumba Tengah secara Umum. (2) Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Marapu adalah nilai religi, nilai gotong royong, nilai estetika, nilai kepemimpinan, nilai ekonomi, nilai toleransi, nilai etika, solidaritas, dan penghormatan terhadap siklus hidup dan alam terus diwariskan dari generasi ke generasi. Nilai-nilai tersebut memegang peranan yang sangat penting bagi masyarakat Sumba Tengah khususnya masyarakat desa Wailawa yang dapat dijadikan pedoman perilaku baik secara individu maupun kelompok. Proses pewarisan Tradisi Marapu dalam kehidupan sosial budaya dan lingkungan hidup masyarakat Desa Wailawa partisipasi dalam Upacara Adat, Masyarakat secara aktif terlibat dalam upacara adat, yang memperkuat rasa kebersamaan dan identitas kolektif. Pendidikan tradisi kepada Generasi Muda, Tokoh adat dan orang tua berperan penting dalam mentransfer nilai-nilai budaya kepada anak-anak mereka melalui cerita rakyat, kesenian, dan pengajaran langsung oleh tokoh adat. Ini memastikan bahwa pengetahuan dan praktik yang berkaitan dengan tradisi tetap hidup dalam kesadaran kolektif masyarakat sehingga tradisi Marapu tetap relevan di masa kini.
Kata Kunci: Budaya Sumba, Tradisi Marapu, Kearifan Lokal, Rato, Lembaga Adat
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:46 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:46 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7617 |
