AJJAHRA, KARINA (2026) ANALISIS DETERMINAN PEMANFAATAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISARUNI KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (183kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN .pdf
Download (198kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (281kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (228kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (235kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (218kB)
7. PERNYATAAN .pdf
Download (195kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (187kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (279kB)
10. BAB I.pdf
Download (288kB)
11. BAB II.pdf
Download (454kB)
12. BAB III.pdf
Download (296kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (521kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (238kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Prolanis merupakan upaya BPJS Kesehatan dalam mengendalikan diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi. Pelaksanaan Prolanis di Puskesma Cisaruni Kabupaten Tasikmalaya menghadapi masalah rendahnya kehadiran peserta, dengan rata-rata hanya 25 peserta (8,7%) hadir dari 282 peserta terdaftar. Sehingga pemantauan kesehatan terganggu, kondisi kesehatan peserta tidak terkendali dan capaian RPPT jauh dibawah target (0,04% - 0,81%) dari target minimal 5%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pemanfaatan Prolanis di Puskesmas Cisaruni berdasarkan faktor enabling yaitu ketersediaan sarana prasarana, ketersediaan dan peran tenaga kesehatan, biaya yang dikeluarkan, aksesibilitas, dan kesesuaian waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan study kasus. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan telaah dokumen dengan informan utamanya adalah peserta Prolanis, informan kuncinya adalah kader kesehatan dan informan pendukungnya adalah penanggungjawab Prolanis di Puskesmas Cisaruni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Prolanis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Ketersediaan sarana prasarana dan tenaga kesehatan sudah memadai serta tidak menjadi hambatan. Pelayanan yang tidak dipungut biaya juga mendukung pemanfaatan, namun biaya transportasi masih menjadi kendala bagi sebagian peserta. Aksesibilitas menjadi faktor utama yang mempengaruhi, terutama karena tidak tersedianya angkutan umum sehingga menyulitkan peserta tanpa kendaraan pribadi. Kesesuaian waktu pelaksanaan kegiatan dinilai sudah sesuai dengan waktu luang peserta dan tidak menjadi hambatan. Selain itu, pemanfaatan juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar enabling seperti motivasi, kondisi kesehatan, pekerjaan, dan dukungan keluarga. Saran bagi Puskesmas Cisaruni melakukan optimalisasi program jemput dengan dengan kendaraan puskesmas, mengintegrasikan kegiatan Prolanis dengan Posbindu agar lebih dekat dengan peserta, meningkatkan edukasi kelompok secara rutin, serta memperkuat peran kader dalam menjangkau peserta. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor motivasi dan peran dukungan keluarga sebagai faktor pendukung kehadiran dalam pemanfaatan prolanis.
Kata Kunci: Diabetes mellitus; faktor enabling; hipertensi; pemanfaatan pelayanan kesehatan; prolanis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:46 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:46 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7589 |
