Nabhan, Farras Haidar (2026) PERAN PT. BANK PEREKONOMIAN RAKYAT CITANDUY ARTHA SIDAREJA DALAM MENINGKATKAN INKLUSI KEUANGAN MASYARAKAT MARGINAL DI KECAMATAN SIDAREJA,KEDUNGREJA,DAN PATIMUAN. Diploma thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (411kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (338kB)
3. KEASLIAN TUGAS AKHIR.pdf
Download (333kB)
4. ABSTRACT.pdf
Download (577kB)
5. MOTTO.pdf
Download (380kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (425kB)
7. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (378kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (454kB)
9. BAB I.pdf
Download (669kB)
10. BAB II.pdf
Download (933kB)
11. BAB III.pdf
Download (1MB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (735kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (490kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (600kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PT. Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Citanduy Artha Sidareja dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat marjinal di Kecamatan Sidareja, Kedungreja, dan Patimuan, Kabupaten Cilacap. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 19 informan (5 perwakilan BPR dan 14 masyarakat marjinal), observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPR Citanduy Artha telah berperan signifikan dalam membangun fondasi aksesibilitas keuangan melalui 9 titik layanan fisik, produk mikro yang terjangkau (Tabungan Mikro, KUR Mikro), dan program edukasi. Namun, terdapat kesenjangan antara ketersediaan layanan (supply-side) dengan tingkat adopsi dan pemanfaatan aktif masyarakat marjinal (demand-side), yang ditandai dengan rendahnya nasabah aktif (32%), utilisasi layanan digital (27%), dan kepemilikan asuransi (12%). Hambatan utama meliputi ketidaksesuaian desain produk dengan siklus ekonomi masyarakat, rendahnya literasi keuangan dan digital, serta ketergantungan pada sistem keuangan informal. Penelitian menyimpulkan bahwa BPR telah berhasil pada tingkat akses (access) tetapi belum optimal mencapai inklusi keuangan yang bermakna (meaningful inclusion). Untuk itu, diperlukan transformasi strategi ke pendekatan demand-driven, inovasi produk yang lebih adaptif, edukasi partisipatif, digitalisasi hybrid, dan kolaborasi ekosistem yang melibatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Kata Kunci: Inklusi Keuangan, Bank Perekonomian Rakyat (BPR), Masyarakat Marjinal, Akses Keuangan, Literasi Keuangan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Keuangan dan Perbankan (DIII) |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:24 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:24 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7469 |
