ROHMAH, RISTI SITI (2026) MOTIVASI PENGRAJIN UNTUK MENJADI PENGUSAHA MEBEL (Studi Fenomenologi di Kampung Negla Kelurahan Setiajaya Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (142kB)
2 HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (124kB)
3 LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (110kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (97kB)
5 ABSTRAK.pdf
Download (225kB)
6 KATA PENGANTAR.pdf
Download (119kB)
7 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (147kB)
8 DAFTAR ISI.pdf
Download (234kB)
9 DAFTAR TABEL.pdf
Download (140kB)
10 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (139kB)
11 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (147kB)
12 BAB 1.pdf
Download (187kB)
13 BAB 2.pdf
Download (404kB)
14 BAB 3.pdf
Download (344kB)
15 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (601kB)
16 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
17 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (228kB)
18 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
19 DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
Abstract
Industri mebel merupakan usaha yang berbasis keterampilan yang berpotensi mendukung penyerapan tenaga kerja. Kampung Negla memiliki banyak pengrajin kayu, namun tidak semua memilih menjadi pengusaha mebel secara mandiri, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor yang memotivasi keputusan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi pengrajin untuk menjadi pengusaha mebel di Kampung Negla Kelurahan Setiajaya Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pengrajin untuk menjadi pengusaha mebel tidak terbentuk karena satu faktor tunggal, melainkan terbentuk dari keterkaitan push factor, pull factor, faktor internal dan faktor eksternal yang membentuk proses transformasi motivasional. Motivasi pengrajin ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor dari tekanan ekonomi, tetapi juga dari adanya peluang yang dilihat oleh para pengrajin terhadap usaha mebel, pengalaman kerja yang dimiliki, keyakinan terhadap kemampuan dalam dirinya, adanya kemandirian, dukungan dari keluarga serta pembelajaran informal dari pengamatan, pengalaman serta belajar mandiri. Kombinasi dari adanya faktor-faktor tersebut saling memperkuat dan membentuk transformasi motivasional dari pengrajin buruh atau pekerja menjadi pengusaha mebel mandiri. Namun transformasi tersebut tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan tetapi juga memerlukan keberanian dalam mengambil risiko, kemampuan dalam mengelola usaha, akses terhadap permodalan, jaringan pasar, serta pendampingan pemberdayaan yang terarah agar motivasi tersebut dapat diwujudkan menjadi tindakan yang nyata. Simpulan dalam penelitian ini adalah motivasi pengrajin untuk menjadi pengusaha mebel terbentuk dari proses yang bertahan yang saling memperkuat dari adanya push factor, pull factor, faktor internal dan faktor eksternal yang membentuk kesiapan pengrajin untuk menjadi pengusaha mebel. Kata kunci: Motivasi berwirausaha, pengrajin mebel, faktor pendorong dan daya tarik
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 04:01 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 04:01 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7258 |
