Azmi, Rina Nurul (2026) PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENCIPTAKAN RIPPLE EFFECT MODERNISASI PERTANIAN SAYURAN (Studi Kasus KWT Roay Lestari Di Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (178kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (332kB)
3. PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Download (224kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (251kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (230kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (174kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (189kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (243kB)
9. BAB 1.pdf
Download (270kB)
10. BAB 2.pdf
Download (307kB)
11. BAB 3.pdf
Download (349kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (204kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
16. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis Kelompok Wanita Tani (KWT) Roay Lestari sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang mendorong modernisasi pertanian sayuran di kawasan perkotaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tahapan program pemberdayaan perempuan di KWT Roay Lestari serta strategi yang diterapkan dalam menciptakan ripple effect modernisasi pertanian. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap delapan informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri dari ketua KWT Roay Lestari, lima anggota aktif KWT, satu pihak Kelurahan Kahuripan, dan satu penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cipedes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan program pemberdayaan berjalan melalui empat tahapan: perancangan program secara partisipatif, pelaksanaan kegiatan yang berkelanjutan dan lintas bidang, pengorganisasian yang formal sekaligus adaptif, serta pemantauan dan evaluasi yang demokratis. Strategi pemberdayaan dalam menciptakan ripple effect beroperasi melalui tiga jalur: penguatan ekonomi melalui substensi pangan dan nilai tambah produk olahan, transformasi sosial yang mengubah norma komunitas terhadap peran produktif perempuan, serta difusi teknologi pertanian modern yang menyebar secara organik melalui jaringan sosial anggota. Ripple effect yang dihasilkan terbukti bersifat self-sustaining, dibuktikan dengan pengakuan KWT Roay Lestari sebagai model kelompok tani unggulan tingkat kota. Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, Kelompok Wanita Tani (KWT), Ripple Effect, Modernisasi Pertanian Sayuran, Pertanian Perkotaan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:43 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:43 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7255 |
