Gifari, Agi Ahmad (2026) FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PENGRAJIN GOLOK DI KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (400kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN .pdf
Download (377kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (374kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (528kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (419kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (671kB)
7. PERNYATAAN .pdf
Download (385kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (535kB)
9. ABSTRAK INDONESIA - INGGRIS.pdf
Download (724kB)
10. BAB I.pdf
Download (739kB)
11. BAB II.pdf
Download (837kB)
12. BAB III.pdf
Download (785kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (777kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (572kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (552kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SKRIPSI_FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PENGRAJIN GOLOK DI KECAMATAN MANONJAYA ~1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pekerja sektor informal seringkali luput dari perhatian pemerintah terutama mengenai upaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3), yang menyebabkan data mengenai kesehatan para pekerja tidak tercatat dengan baik. Salah satu penyakit akibat kerja yang umum menjadi keluhan pekerja di sektor informal adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS adalah sindroma neuropati yang berkaitan dengan kompresi saraf medianus yang melalui terowongan karpal di bawah ligamentum karpal transversal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan CTS. Populasi kasus adalah pengrajin golok yang memiliki keluhan CTS sebanyak 49 orang dan populasi kontrol adalah pengrajin golok yang tidak memiliki keluhan CTS sebanyak 59 orang. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 49 responden termasuk kelompok kasus dan dan 49 responden termasuk kelompok kontrol berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan peneliti. Teknik pengambilan sampel untuk kelompok kasus menggunakan metode total sampling dan teknik pengambilan sampel untuk kelompok kontrol menggunakan metode purposive sampling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Variabel bebas meliputi usia, paparan asap, intensitas getaran, gerakan berulang dan masa kerja, sedangkan variabel terikatnya adalah keluhan CTS. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner, lembar observasi, stopwatch, thermometer dan vibration meter. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara intensitas getaran (OR = 9,647; 95% CI 3,697-25,173), gerakan berulang (OR = 4,889; 95% CI 1,838-13,005), dan masa kerja (OR 3,520; 95% CI 1,156-10,718) dengan keluhan CTS, sedangkan variabel usia dan paparan asap tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan adanya keluhan CTS. Saran yang direkomendasikan untuk pengrajin golok yaitu penggunaan sarung tangan anti-getaran atau pelapisan karet pada pegangan palu, dan peregangan tangan. Kata Kunci: Gerakan Berulang, Intensitas Getaran, Keluhan CTS, Masa Kerja.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 02:38 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 02:38 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6803 |
