Feriska, Claudia (2026) PERSEPSI KELUARGA PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP PROGRAM TERAPI DALAM REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT (Studi Fenomenologi di Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (38kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (65kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (84kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (33kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (75kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (95kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (29kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (40kB)
9. BAB 1.pdf
Download (119kB)
10. BAB 2.pdf
Download (250kB)
11. BAB 3.pdf
Download (153kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (30kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (174kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (648kB)
Abstract
Program terapi komunitas rehabilitasi berbasis masyarakat (RBM) di Desa Cikadongdong terjadi karena keterbatasan anggaran dan lemahnya pendampingan komunitas RBM serta belum optimalnya pelaksanaan program terapi yang berkelanjutan. Untuk mengetahui manfaat, perilaku, dan kendala pada program terapi komunitas RBM diperlukan persepsi keluarga penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi keluarga penyandang disabilitas terhadap program terapi komunitas RBM di Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga merasakan program terapi memberikan manfaat nyata bagi perkembangan anak disabilitas, yaitu dalam kemampuan gerak, berjalan, mengambil benda, hingga berlari, kemampuan belajar dan prestasi, maupun kepercayaan diri anak dalam berinteraksi dengan lingkungan. Selain itu, keluarga merasakan adanya perhatian dan dukungan dari komunitas RBM, pemerintah desa, dan masyarakat melalui pelayanan serta fasilitas yang memudahkan akses terapi. Keluarga juga merasa bahwa program terapi memberikan kenyamanan, motivasi, serta harapan bagi keluarga dalam mendukung perkembangan dan kemandirian anak di masa depan. Program terapi yang diselenggarakan meliputi okupasi terapi, terapi wicara, dan fisioterapi yang diberikan secara gratis dengan dukungan fasilitas mobil antar-jemput, uang saku, dan konsumsi. Dapat disimpulkan bahwa program terapi RBM membantu memudahkan keluarga dalam mengakses layanan terapi serta memberikan perubahan perilaku yang lebih baik pada anak penyandang disabilitas. Kata Kunci : Penyandang Disabilitas, Program Terapi, Komunitas RBM
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:02 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 07:02 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6696 |
