MARHAENISME DALAM GERAKAN POLITIK DI HINDIA BELANDA TAHUN 1922 - 1931

Taufik, Ilham (2025) MARHAENISME DALAM GERAKAN POLITIK DI HINDIA BELANDA TAHUN 1922 - 1931. Other thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1. cover.pdf] Text
1. cover.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of 2. pengesahan.pdf] Text
2. pengesahan.pdf

Download (11MB)
[thumbnail of 3. penguji.pdf] Text
3. penguji.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 4. pernyataan.pdf] Text
4. pernyataan.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 5. abstrak.pdf] Text
5. abstrak.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of 6. motto.pdf] Text
6. motto.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 7. kata pengantar.pdf] Text
7. kata pengantar.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of 8. ucapan terimakasih.pdf] Text
8. ucapan terimakasih.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of 9. daftar isi.pdf] Text
9. daftar isi.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 10. bab 1.pdf] Text
10. bab 1.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of 11. bab 2.pdf] Text
11. bab 2.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of 12. bab 3.pdf] Text
12. bab 3.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of 13. bab 4.pdf] Text
13. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[thumbnail of 14. babb 5.pdf] Text
14. babb 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)
[thumbnail of 15. daftar pustaka.pdf] Text
15. daftar pustaka.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of 16. lampiran.pdf] Text
16. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (645kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji Marhaenisme sebagai gagasan politik Sukarno yang lahir dari realitas sosial masyarakat Hindia Belanda yang mengalami penindasan kolonial. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana Marhaenisme muncul dan berkembang dan bagaimana perannya dalam gerakan politik tahun 1922–1931. Penelitian menggunakan metode sejarah yang mencakup tahap pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan Marhaenisme dipengaruhi oleh faktor internal berupa penderitaan rakyat kecil yang terpinggirkan serta faktor eksternal berupa sistem kolonial yang eksploitatif. Marhaenisme berkembang melalui sintesis pemikiran nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme yang kemudian disesuaikan dengan konteks Indonesia. Karakteristik utama Marhaenisme tercermin dalam tiga asas, yaitu Sosio-Nasionalisme, Sosio Demokrasi, dan Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menekankan persatuan, kemandirian, serta perjuangan kelas rakyat tertindas. Dalam praktik politik, Marhaenisme diwujudkan melalui prinsip non-kooperasi, agitasi massa, dan konsolidasi kekuatan melalui Partai Nasional Indonesia (PNI). Gerakan ini berhasil membangun kesadaran politik rakyat, memperkuat solidaritas nasional, dan menjadi landasan perjuangan melawan imperialisme. Dengan demikian, Marhaenisme dapat menjadi strategi politik yang berpengaruh signifikan dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Kata Kunci: Marhaenisme, Gerakan Politik, Hindia Belanda

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
Depositing User: user1 user1 user1
Date Deposited: 09 Mar 2026 04:37
Last Modified: 09 Mar 2026 04:37
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6377

Actions (login required)

View Item
View Item