Listyarahim, Maya Chindy (2025) POTENSI JEMBATAN PELANGI MANGROVE SEBAGAI OBJEK WISATA DI DESA LONTAR KECAMATAN TIRTAYASA KABUPATEN SERANG. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (242kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (530kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (288kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (400kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (303kB)
6. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (329kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (406kB)
8. BAB I.pdf
Download (329kB)
9. BAB II.pdf
Download (831kB)
10. BAB III.pdf
Download (515kB)
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
12. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (324kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (415kB)
15. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
Abstract
Jembatan Pelangi Mangrove sebagai objek wisata di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. Potensi yang terdapat di Jembatan Pelangi Mangrove adalah panorama alam pantai, hutan mangrove dan laut, trek jembatan pelangi untuk berkeliling hutan mangrove, area pembudidayaan pohon mangrove dan edukasi terkait penanaman pohon mangrove. Keberadaan potensi-potensi tersebut menjadikan daya tarik objek wisata Jembatan Pelangi Mangrove di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Potensi apa sajakah yang dimiliki oleh Jembatan Pelangi Mangrove sebagai Objek Wisata di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. (2) Bagaimanakah pengembangan Jembatan Pelangi Mangrove sebagai Objek Wisata di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dan analisis SWOT. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini menggunakan teknik Kuota Sampling diambil dari 37 KK, 10 pengunjung dan 3 pedagang dengan menggunakan teknik Accidental Sampling, 1 kepala desa, 1 pengelola, 1 dinas pemuda dan olahraga provinsi banten dan 1 dinas kelautan dan perikanan provinsi banten mengunakan teknik Purposive Sampling. Jumlah keseluruhan sampel 54 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian potensi yang dimiliki Jembatan Pelangi Mangrove sebagai objek wisata yaitu: panorama alam pantai, hutan mangrove dan laut, trek jembatan pelangi untuk berkeliling hutan mangrove, area pembudidayaan pohon mangrove dan edukasi terkait penanaman pohon mangrove. Pengembangan yang dilakukan Jembatan Pelangi Mangrove sebagai objek wisata yaitu, meningkatkan sarana dan prasarana, memperbaiki aksesibilitas, partisipasi masyarakat, dan promosi.
Kata kunci: Potensi Wisata, Jembatan Pelangi Mangrove, Pengembangan Wisata.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 04:17 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 04:17 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6376 |
