Dahlia, Nabilla Indah (2025) EKSPLORASI ETNOBOTANI TUMBUHAN PASANG (Lithocarpus sundaicus) DI PETILASAN WALAHIR KABUPATEN TASIKMALAYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (210kB)
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (202kB)
3. LEMBAR PERTAHANAN.pdf
Download (201kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH.pdf
Download (227kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (250kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (207kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (225kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (227kB)
9. DAFTAR TABEL.pdf
Download (203kB)
10. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (211kB)
11. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (141kB)
12. BAB 1.pdf
Download (318kB)
13. BAB 2.pdf
Download (1MB)
14. BAB 3.pdf
Download (1MB)
15. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (242kB)
18. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
19. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
Abstract
Modernisasi menyebabkan berkurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan lokal, sehingga pendokumentasian kearifan tradisional menjadi krusial dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan eksplorasi etnobotani tumbuhan Pasang (Lithocarpus sundaicus) di Petilasan Walahir, Kabupaten Tasikmalaya sebagai sumber belajar biologi berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi morfologi, wawancara terhadap 12 responden, dan dokumentasi visual. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif melalui perhitungan jumlah Reported Use (RU) dari setiap bagian tumbuhan serta penentuan nilai Plant Part Value (PPV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasang memiliki ciri morfologi berupa akar papan, batang lurus berkayu keras, daun tunggal elips, bunga uniseksual, dan buah tipe kacang dengan kupula bersisik. Secara etnobotani, masyarakat memanfaatkan Pasang sebagai bahan bangunan, obat tradisional, pangan, dan kebutuhan ritual. Perhitungan PPV menunjukkan bahwa bagian tumbuhan yang paling dominan digunakan adalah batang dan buah, masing-masing dengan nilai PPV sebesar 28,6%. Adapun bagian akar, kulit batang, dan daun memiliki PPV yang sama, yaitu 14,3%. Secara keseluruhan ditemukan tujuh laporan penggunaan dari lima bagian tumbuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa Pasang masih menjadi sumber daya esensial bagi masyarakat sekitar Petilasan Walahir serta potensi pengintegrasiannya dalam pembelajaran Biologi pada materi Keanekaragaman Hayati, Ekosistem, Botani Phanerogamae, dan Etnobotani melalui media e-booklet. Hasil penelitian diharapkan dapat melestarikan budaya Sunda dan menumbuhkan kesadaran ekologis peserta didik.
Kata kunci: Etnobotani, Lithocarpus sundaicus, Petilasan Walahir, Sumber Belajar Biologi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 03:52 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 03:52 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6366 |
