Rahman, Alpian Muhammad (2026) PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH JERUK TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DALAM KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (151kB)
2 PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (491kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (243kB)
4 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (368kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (222kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (186kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (192kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (233kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (194kB)
10 BAB I.pdf
Download (230kB)
11 BAB II.pdf
Download (286kB)
12 BAB III.pdf
Download (321kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (572kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (251kB)
16 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Cekaman kekeringan merupakan salah satu faktor pembatas utama dalam budidaya kacang hijau (Vigna radiata L.) yang dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak kulit buah jeruk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau pada kondisi cekaman kekeringan. Penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan faktor tingkat cekaman kekeringan (K₀ = 100%, K₁ = 75%, dan K₂ = 50% kapasitas lapang) serta konsentrasi ekstrak kulit jeruk manis (J₀ = 0%, J₁ = 1%, dan J₂ = 2%). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah polong isi, bobot biji kering per tanaman, bobot 100 biji, dan daya hantar listrik daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak kulit buah jeruk manis berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Konsentrasi ekstrak 1% (J₁) menghasilkan pertumbuhan terbaik ditunjukkan oleh tinggi tanaman (41,04 cm), jumlah daun (14,07 helai), luas daun (14,07 cm²), jumlah polong isi (8,77 buah), bobot biji kering per tanaman (17,76 g), serta bobot 100 biji (16,61 g) dibandingkan kontrol tanpa ekstrak (J₀) maupun ekstrak 2% (J₂) yang memberikan hasil lebih rendah. Sementara itu, daya hantar listrik daun menunjukkan nilai terendah pada perlakuan ekstrak 1%, menunjukkan tingkat kerusakan membran yang lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya.
Kata kunci: cekaman kekeringan, ekstrak kulit jeruk, kacang hijau, pertumbuhan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:41 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6342 |
