Mutakin, Rijal (2026) EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN TALAS BENENG (Xanthosoma undipes K. Koch) DI KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (162kB)
2 PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (434kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (181kB)
4 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (281kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (158kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (140kB)
7 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (135kB)
8 DAFTAR TABEL.pdf
Download (177kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (134kB)
10 BAB I.pdf
Download (207kB)
11 BAB II.pdf
Download (372kB)
12 BAB III.pdf
Download (239kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (175kB)
16 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Sektor pertanian merupakan pilar strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengembangan komoditas lokal potensial seperti talas beneng (Xanthosoma undipes K. Koch). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik lahan dan tingkat kesesuaian lahan bagi tanaman talas beneng di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan literatur klasifikasi lahan tanaman umbi lokal, sementara secara praktis memberikan rekomendasi strategis bagi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Manonjaya dan petani dalam menentukan area budidaya yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dan analisis spasial dengan mencocokkan karakteristik lahan pada lima satuan peta tanah (SPT) terhadap syarat tumbuh tanaman berdasarkan hukum minimum Liebig. Lokasi penelitian memiliki rentang ketinggian 234–420 mdpl dengan topografi bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian aktual di lokasi bervariasi dari kelas S2 (cukup sesuai), S3 (sesuai marginal), hingga N (tidak sesuai). Faktor pembatas utama meliputi kelerengan ekstrem pada SPT 1 yang menimbulkan bahaya erosi berat serta rendahnya ketersediaan hara N-total dan P₂O₅. Lahan di Kecamatan Manonjaya umumnya tergolong sesuai marginal hingga cukup sesuai untuk budidaya talas beneng, kecuali wilayah berkelerengan ekstrem yang tidak sesuai karena risiko lingkungan tinggi. Mayoritas parameter kualitas lahan termasuk kelas sangat sesuai (S1), namun kesesuaian aktual terbagi menjadi S2, S3, dan N dengan pembatas utama temperatur, media perakaran, ketersediaan hara, serta bahaya erosi; perbaikan lahan kelas N memungkinkan secara teknis tetapi kurang layak secara ekonomi bagi petani tanpa dukungan pemerintah.
Kata Kunci : evaluasi kesesuaian lahan, Kecamatan Manonjaya, talas beneng.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:41 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6341 |
