Nursifah, Shofa (2025) HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENGANTI KABUPATEN GRESIK. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (138kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (207kB)
3. BIODATA.pdf
Download (176kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (169kB)
5. DAFTAR ISI.pdf
Download (267kB)
6. PERNYATAAN.pdf
Download (187kB)
7. kata pengantar.pdf
Download (259kB)
8. abstrak.pdf
Download (280kB)
9. bab i.pdf
Download (276kB)
10. bab ii.pdf
Download (638kB)
11. bab iii.pdf
Download (512kB)
12. bab iv.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
13. bab v.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
14. bab vi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
15. daftar isi.pdf
Download (264kB)
16. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan utama pada bayi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Menganti, Kabupaten Gresik. Desain penelitian adalah case control. Populasi kasus adalah bayi usia 0–12 bulan dengan riwayat ISPA (Januari–Mei 2025), sedangkan populasi kontrol adalah bayi sehat usia sama dari wilayah yang sama. Sampel berjumlah 142 bayi (71 kasus, 71 kontrol). Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik sampel dan analisis bivariat (uji Chi-square dan Odds Ratio/OR) untuk menguji hubungan antara variabel sanitasi (kecukupan ventilasi, kepadatan hunian, dll.) dengan kejadian ISPA. Hasil menunjukkan 59,9% rumah memiliki ventilasi tidak memadai dan 57,7% memiliki kepadatan hunian tidak memadai. Analisis bivariat menemukan hubungan signifikan antara kecukupan ventilasi (p=0,026; OR=2,17) dan kepadatan hunian (p=0,002; OR=2,90) dengan ISPA. Variabel lainnya tidak signifikan. Disimpulkan bahwa ventilasi dan kepadatan hunian merupakan faktor risiko ISPA pada bayi, sehingga intervensi kesehatan lingkungan perlu memprioritaskan perbaikan kedua aspek tersebut.
Kata kunci: bayi, ISPA, kepadatan hunian, sanitasi lingkungan, ventilasi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 03:10 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 03:10 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6307 |
