GUMILAR, GILAR (2025) BUDIDAYA IKAN MELALUI SISTEM BIOFLOK DI KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (131kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (221kB)
3. PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Download (218kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (175kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (246kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (181kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (245kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (249kB)
9. BAB 1.pdf
Download (275kB)
10. BAB 2.pdf
Download (584kB)
11. BAB 3.pdf
Download (375kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (258kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (340kB)
Abstract
Budidaya ikan melalui sistem bioflok merupakan salah satu inovasi teknologi akuakultur yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha perikanan, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan lahan dan sumber daya air. Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki karakteristik geografis, iklim, dan sosial ekonomi yang dinilai mendukung pengembangan budidaya ikan berbasis teknologi bioflok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi budidaya ikan melalui sistem bioflok serta mengkaji tingkat produktivitas budidaya ikan bioflok di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap kondisi nyata di lapangan, pengalaman pelaku usaha, serta faktor-faktor teknis dan sosial yang memengaruhi penerapan sistem bioflok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pembudidaya ikan bioflok, penyuluh perikanan, perangkat desa/kecamatan, serta tokoh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan budidaya bioflok. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Manonjaya memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan budidaya ikan sistem bioflok, ditinjau dari ketersediaan sumber daya air, kondisi iklim yang relatif stabil, kesesuaian kualitas air, serta dukungan sosial dan kelembagaan. Produktivitas budidaya ikan melalui sistem bioflok tergolong tinggi, dengan hasil produksi mencapai 100-120 kg per kolam per siklus panen selama empat bulan, nilai Feed Conversion Ratio (FCR) berkisar antara 0,9-1,2, dan tingkat kelangsungan hidup ikan (Survival Rate) mencapai 85-95%. Selain itu, sistem bioflok mampu memberikan keuntungan ekonomi yang relatif stabil bagi pembudidaya, dengan pendapatan bersih per siklus panen per kolam berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp4.000.000. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem bioflok layak dikembangkan sebagai alternatif budidaya ikan berkelanjutan di Kecamatan Manonjaya. Pengembangan lebih lanjut memerlukan peningkatan kapasitas pembudidaya, pendampingan teknis berkelanjutan, serta dukungan kebijakan dan sarana prasarana dari pemerintah daerah.
Kata kunci: budidaya ikan, sistem bioflok, potensi budidaya, produktivitas, Kecamatan Manonjaya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 01:54 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 01:54 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6244 |
