ULHAQ, FADILA DHIYA (2026) ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI CABAI BESAR POLA KEMITRAAN. Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (78kB)
2 HALAMAN JUDUL.pdf
Download (78kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (113kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (236kB)
5 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (234kB)
6 PRAKATA.pdf
Download (106kB)
7 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR LAMPIRAN.pdf
Download (109kB)
8 BAB 1.pdf
Download (91kB)
9 BAB 2.pdf
Download (314kB)
10 BAB 3.pdf
Download (226kB)
11 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
12 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (348kB)
13 BAB 6.pdf
Download (153kB)
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (185kB)
15 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (814kB)
16 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
Abstract
Produksi cabai besar di Kota Tasikmalaya lebih rendah dibawah daerah kabupaten/kota di Jawa Barat. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi cabai besar di Kota Tasikmalaya. Rekomendasi kebijakan yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengembangkan kemitraan antara petani dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kemitraan yang dilakukan oleh Lembah Pasir Mas dengan mitra, menganalisis pendapatan Lembah Pasir Mas dan Mitra serta menganalisis kelayakan usahatani cabai besar. Penelitian ini dilaksanakan di Lembah Pasir Mas Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan alat Analisis Deskriptif, Analisis Pendapatan dan Analisis R/C rasio. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola kemitraan yang dijalankan antara Lembah Pasir Mas dengan mitra adalah pola kemitraan inti-plasma, dimana Lembah Pasir Mas sebagai inti sedangkan mitra sebagai plasma; Analisis pendapatan menunjukkan usahatani cabai besar menguntungkan sebesar Rp 124.926.025, besarnya pendapatan pihak inti dan plasma masing-masing ditentukan dengan sistem bagi hasil 40 : 60 maka, pendapatan inti sebesar Rp 49.970.410; sedangkan pendapatan plasma yaitu sebesar Rp 74.955.615; Analisis R/C rasio menunjukkan bahwa kelayakan usahatani cabai besar pola kemitraan layak diusahakan dengan nilai R/C sebesar 2,50; Plasma memiliki nilai R/C tertinggi sebesar 3,14, Inti berada di posisi terendah dengan nilai R/C sebesar 2,03.
Kata kunci : Cabai besar, pola kemitraan, pendapatan, R/C rasio
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 01:40 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 01:40 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6237 |
