RACHMAN, ZAHRA AGUSTIA (2026) TAHAP PENERIMAAN INOVASI PENGOLAHAN BUAH NAGA PADA KELOMPOK WANITA TANI. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (198kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (148kB)
3 LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (117kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (73kB)
5 ABSTRAK.pdf
Download (300kB)
6 KATA PENGANTAR.pdf
Download (272kB)
7 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (242kB)
8 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR LAMPIRAN.pdf
Download (230kB)
9 BAB 1.pdf
Download (332kB)
10 BAB 2.pdf
Download (394kB)
11 BAB 3.pdf
Download (459kB)
12 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (495kB)
13 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (274kB)
15 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
16 RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
Abstract
Inovasi pascapanen menjadi strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, namun penerimaan inovasi tidak selalu berlangsung seragam dalam masyarakat. Di Dusun Babakan, Desa Jalatrang, Kabupaten Ciamis, pengenalan inovasi pengolahan buah naga melalui program “Dapur Tani” menunjukkan bahwa anggota KWT Mutiara memiliki minat yang beragam. Sebagian memiliki kesediaan untuk mencoba, sementara yang lain masih ragu atau memilih menolak karena berbagai pertimbangan pribadi dan pengalaman sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan penerimaan inovasi mulai dari tahap pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, hingga konfirmasi, serta mengidentifikasi dinamika partisipasi anggota dalam pelaksanaan program. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan inovasi berjalan menggunakan lima tahapan difusi inovasi. Pada tahap pengetahuan masih ditemukan ketimpangan pemahaman akibat perbedaan kehadiran dan akses informasi. Pada tahap persuasi dan keputusan, sebagian besar anggota menunjukkan sikap positif karena inovasi dinilai sesuai dengan potensi lokal dan memberikan manfaat ekonomi, meskipun keterlibatan dipengaruhi oleh kondisi pribadi dan kesibukan rumah tangga. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pengolahan buah naga pada KWT Mutiara diterima dan pada setiap tahapan memiliki potensi keberlanjutan namun masih memerlukan penguatan pemerataan informasi, konsistensi pendampingan, dan sistem pengorganisasian kelompok.
Kata Kunci: Difusi Inovasi, Inovasi Pascapanen, Kelompok Wanita Tani
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 01:45 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 01:45 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6196 |
