NURIANTI, SUCI (2026) EFISIENSI USAHATANI CABAI RAWIT DENGAN TEKNOLOGI IRIGASI TETES DI KABUPATEN CIAMIS. Masters thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (195kB)
2. pengesahan.pdf
Download (328kB)
3. pernyataan.pdf
Download (223kB)
4. abstrak.pdf
Download (492kB)
5. kata pengantar.pdf
Download (178kB)
6. daftar isi.pdf
Download (321kB)
7. bab i.pdf
Download (382kB)
8. bab ii.pdf
Download (732kB)
9. bab iii.pdf
Download (549kB)
10. bab iv.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (519kB)
12. bab v.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
13. daftar pustaka.pdf
Download (438kB)
14. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
15. biodata.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
Abstract
Kabupaten Ciamis merupakan salah satu daerah penghasil cabai rawit di Provinsi Jawa Barat. Meskipun produktivitas cabai rawit di Kabupaten Ciamis masih tergolong rendah, yang mengindikasikan belum tercapainya efisiensi usahatani secara optimal. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi petani adalah ketidakefisienan penggunaan input, khususnya air, akibat penerapan sistem irigasi konvensional. Oleh karena itu, penerapan teknologi irigasi tetes dipandang memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomis usahatani cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang memengaruhi produksi cabai rawit, menganalisis inefisiensi teknis, serta mengukur tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomis pada usahatani cabai rawit dengan penerapan irigasi tetes di Kabupaten Ciamis. Penelitian dilakukan pada bulan Juni–September 2025 menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode sensus terhadap 55 petani cabai rawit pengguna irigasi tetes. Analisis data dilakukan menggunakan Stochastic Frontier Analysis (SFA) dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulsa dan ajir berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi cabai rawit, sementara faktor produksi luas lahan, pupuk kandang, pupuk NPK, kapur, dan irigasi tetes memberikan pengaruh positif tetapi tidak signifikan. Pendidikan dan pengalaman petani menurunkan tingkat inefisiensi teknis, sedangkan jumlah anggota keluarga meningkatkannya. Faktor-faktor yang memengaruhi biaya produksi meliputi produksi, pupuk kandang, pupuk NPK, pestisida, ajir, irigasi tetes dan tenaga kerja yang berpengaruh positif terhadap peningkatan biaya. Nilai efisiensi teknis rata-rata sebesar 0,83, efisiensi alokatif 0,90, dan efisiensi ekonomis 0,74, yang menunjukkan bahwa usahatani cabai rawit irigasi tetes di Kabupaten Ciamis belum sepenuhnya efisien secara ekonomi dan masih memiliki peluang peningkatan kinerja produksi.
Kata kunci: Cabai Rawit, Irigasi Tetes, Efisiensi Teknis, Inefisiensi Teknis, Stochastic Frontier Analysis (SFA)
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Agribisnis |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 07:29 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 07:29 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6193 |
