Rahayu, Alpi Fauziah (2025) HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA PUTRI USIA 16-18 TAHUN (Studi Observasional pada Santriwati Tingkat Tsanawi di Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya 2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (163kB)
2. lembar persetujuan.pdf
Download (289kB)
3. Halaman persembahan.pdf
Download (126kB)
4. pengesahan.pdf
Download (354kB)
5. biodata.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
6, daftar isi.pdf
Download (239kB)
7. pernyatan.pdf
Download (302kB)
8. Kata pengantar.pdf
Download (137kB)
9. abstrak.pdf
Download (249kB)
10. bab i.pdf
Download (216kB)
11. bab ii.pdf
Download (346kB)
12. bab iii.pdf
Download (335kB)
13. bab iv.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
14. bab v.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
15. bab vi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
16. daftar pustaka.pdf
Download (215kB)
17. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Masalah gizi lebih pada remaja, terutama santriwati, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dan energi yang dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecukupan energi dan aktivitas fisik dengan kejadian gizi lebih pada santriwati tingkat Tsanawiyah di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kabupaten Tasikmalaya tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dan didaatan sampel sebanyak 99 santriwati usia 16–18 tahun sampel diperoleh melalui teknik stratifikasi random sampling dari populasi 654 santriwati. Asupan energi diukur menggunakan metode food recall 3x24 jam dan food weighing di tiga hari yang tidak berurutan. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner PAL (Physical Activity Level) selama 2x24 jam. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi square. Mayoritas responden menujukkan tingkat kecukupan energi lebih (64,6%) serta aktivitas ringan (80,8%), dengan prevalensi gizi lebih sebesar 55,6%. Terdapat hubungan signifikan antara kecukupan energi dan kejadian gizi lebih (p value=0,000; OR=12,000), dan antara aktivitas fisik dan gizi lebih (p-value=0,002; OR=6,595). Santriwati dengan asupan energi lebih memiliki peluang 12,000 mengalami gizi lebih dan santriwati yang aktivitas fisik rendah memiliki peluang 6,595 lebih besar mengalami gizi lebih.Untuk mencegah terjadinya gizi lebih, santriwati dapat melakukan olahraga khusus seperti senam tiap harinya diwaktu luang.
Kata Kunci: aktivitas fisik, gizi lebih, kecukupan energi, remaja, santriwati.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 02:41 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 02:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6169 |
