Febrian, Sharla Audi (2026) PENGARUH KOMBINASI TAKARAN PUPUK NPK DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH SAYURAN PASAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (111kB)
2. PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (167kB)
3. ABSTRAK.pdf
Download (109kB)
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (107kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (165kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (144kB)
7. BAB 1.pdf
Download (145kB)
8. BAB 2.pdf
Download (339kB)
9. BAB 3.pdf
Download (212kB)
10. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
11. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (228kB)
13. LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibutuhkan masyarakat. Guna meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit maka diperlukan pemupukan yang tepat dan berimbang, baik dari sumber anorganik maupun organik. Penelitian bertujuan untuk untuk mendapatkan kombinasi takaran pupuk NPK dan konsentrasi pupuk organik cair limbah sayuran pasar terbaik yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) tertinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Oktober 2025, menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan, A= 200 kg NPK/Ha (4 g/ tanaman), B= POC 30ml/l (46,6 ml/tanaman), C= 100 kg NPK/Ha (2 g/ tanaman) + POC 30 ml/l (46,6 ml/tanaman), D = 125 kg NPK/Ha (2,5 g/ tanaman) + POC 25 ml/l (56 ml/tanaman), E= 150 kg NPK/Ha (3 g/ tanaman)+ POC 20 ml/l (70 ml/tanaman), F= 175 kg NPK/Ha (3,5 g/ tanaman)+ POC 15 ml/l (93,3 ml/tanaman), G= 200 kg NPK/Ha (4 g/ tanaman)+ POC10 ml/l (140 ml/tanaman), dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi takaran pupuk NPK dan konsentrasi pupuk organik cair limbah sayuran pasar berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per petak. Perlakuan 200 kg NPK/Ha (4 g/tanaman) menunjukkan pengaruh paling baik pada fase vegetatif, sedangkan perlakuan 125 kg NPK/Ha (2,5 g/tanaman) + POC 25 ml/L (56 ml/tanaman) merupakan perlakuan paling baik terhadap hasil tanaman cabai rawit.
Kata kunci: Cabai rawit, limbah sayuran pasar, pupuk NPK, pupuk organik cair
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 06:38 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 06:38 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6150 |
