DAMPAK AKTIVITAS PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DI DESA SUKARATU KECAMATAN SUKARATU KABUPATEN TASIKMALAYA

NURBAHIRA, DEA DETRIA (2025) DAMPAK AKTIVITAS PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DI DESA SUKARATU KECAMATAN SUKARATU KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of 2.LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
2.LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of 3. LEMBAR PENGUJI.pdf] Text
3. LEMBAR PENGUJI.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of 4. PERNYATAAN.pdf] Text
4. PERNYATAAN.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 5. ABSTRAK.pdf] Text
5. ABSTRAK.pdf

Download (292kB)
[thumbnail of 6. KATA PENGANTAR.pdf] Text
6. KATA PENGANTAR.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of 7. UCAPAN TERIMAKSIH.pdf] Text
7. UCAPAN TERIMAKSIH.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (453kB)
[thumbnail of 9. BAB I.pdf] Text
9. BAB I.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of 10. BAB II.pdf] Text
10. BAB II.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of 11. BAB III.pdf] Text
11. BAB III.pdf

Download (754kB)
[thumbnail of 12. BAB IV.pdf] Text
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of 13. BAB V.pdf] Text
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB)
[thumbnail of 14. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (325kB)
[thumbnail of 15. LAMPIRAN.pdf] Text
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of 16. RIWAYAT HIDUP.pdf] Text
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (165kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya aktivitas peternakan ayam ras petelur yang berkembang di Desa Sukaratu Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya dan berada berdekatan dengan permukiman masyarakat. Aktivitas peternakan yang berlangsung secara intensif berpotensi menimbulkan berbagai dampak lingkungan, khususnya pada aspek kualitas udara, air, tanah, dan kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai bentuk aktivitas peternakan serta dampak yang ditimbulkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas peternakan ayam ras petelur serta menganalisis dampaknya terhadap kondisi lingkungan di Desa Sukaratu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara terhadap 5 pemilik atau pengelola peternakan, penyebaran kuesioner kepada 92 responden masyarakat menggunakan teknik purposive sampling, serta studi dokumentasi dan literatur. Selain itu, dilakukan uji laboratorium terhadap sampel air kolam dan tanah di sekitar area peternakan. Uji kualitas air meliputi parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi, yaitu suhu, pH, Dissolved Oxygen (DO), amonia (NH₃), Total Coliform, dan Escherichia coli (E. coli). Sementara itu, uji tanah meliputi parameter pH tanah, kadar air, nitrogen total (N-total), rasio C/N, karbon organik (C-organik), fosfor tersedia (available P), dan kalium tersedia (available/ exchangeable K). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas peternakan ayam ras petelur di Desa Sukaratu meliputi sistem pemeliharaan intensif dengan kandang baterai, pemberian pakan, pemeliharaan kesehatan, pengumpulan telur, serta pengelolaan limbah. Dampak lingkungan yang paling dominan dirasakan masyarakat adalah gangguan kualitas udara berupa bau menyengat dan peningkatan populasi lalat. Berdasarkan hasil uji laboratorium air, suhu air tercatat sebesar 25,6°C dan pH sebesar 6,48 yang masih berada dalam baku mutu. Namun, kadar amonia menunjukkan nilai yang sangat tinggi yaitu 15 mg/L, jauh melebihi baku mutu 0,2 mg/L, serta nilai DO yang sangat rendah sebesar 0,55 mg/L dibandingkan baku mutu >6 mg/L, yang mengindikasikan tingginya pencemaran organik. Hasil uji laboratorium tanah menunjukkan bahwa nilai pH tanah sebesar 5,13 tergolong agak asam dan kadar air tanah sangat rendah, yaitu 2,73%, yang mengindikasikan kondisi tanah kering. Kandungan nitrogen total sebesar 0,15% berada pada kategori rendah hingga sedang, sedangkan rasio C/N yang tinggi yaitu 34,0 menunjukkan proses dekomposisi bahan organik berlangsung lambat. Kandungan karbon organik tergolong tinggi sebesar 5,1%, sementara ketersediaan fosfor (available P) berada pada kategori sedang dengan nilai 13,76 mg/100 g dan ketersediaan kalium (available/ exchangeable K) tergolong rendah hingga sedang dengan nilai 0,55 mg/100 g. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pengaruh aktivitas peternakan ayam ras petelur terhadap kualitas tanah, meskipun belum seluruhnya berdampak berat.

Kata Kunci : Peternakan ayam ras petelur, Limbah peternakan, Kualitas air dan tanah, Lingkungan permukiman

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
Depositing User: user2 user2 user2
Date Deposited: 19 Feb 2026 06:40
Last Modified: 19 Feb 2026 06:40
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6085

Actions (login required)

View Item
View Item