HAYAT, HASNA NURUL (2025) ANALISIS IN SILICO POTENSI SENYAWA AKTIF PADA UMBI TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott) SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES UNTUK SUMBER BELAJAR BIOLOGI. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (191kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (304kB)
3. LEMBAR PERTAHANAN.pdf
Download (278kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (309kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (237kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (193kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (224kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (196kB)
9. DAFTAR TABEL.pdf
Download (198kB)
10. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (194kB)
11. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (194kB)
12. BAB 1.pdf
Download (317kB)
13. BAB 2.pdf
Download (604kB)
14. BAB 3.pdf
Download (1MB)
15. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (250kB)
18. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
19. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
Abstract
Umbi talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) diketahui mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai agen antidiabetes, namun kajian spesifik terhadap target enzim pemicu diabetes, khususnya alpha amylase, masih terbatas. Meskipun aktivitas antidiabetes talas telah dibuktikan secara in vivo pada tikus wistar jantan, hingga kini belum terdapat penelitian komprehensif yang mengkaji interaksi metabolit sekundernya terhadap enzim alpha amylase secara spesifik. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi senyawa aktif talas sebagai antidiabetes melalui pendekatan in silico menggunakan metode molecular docking. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur, di mana data senyawa aktif diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dan dianalisis secara sistematis untuk menggambarkan potensi interaksinya terhadap target enzim. Hasil kajian literatur terdapat 42 senyawa aktif yang terkandung pada umbi tanaman talas, berdasarkan seleksi literatur lanjutan diperoleh sembilan senyawa uji yang merupakan golongan flavonoid, antosianin dan dan sterol, yaitu Catechin, Chrysoeriol, Schaftoside, Diosmetin, Cyanidin coumaroyl, Quercetin, Vitexin, Kaempferol, dan Stigmasterol. Senyawa pembanding yang digunakan adalah Acarbose dengan target reseptor alpha amylase (PDB:1HNY). Hasil docking menunjukkan bahwa seluruh ligan memiliki afinitas terhadap alpha amylase, dan berpotensi sebagai kandidat antidiabetes, dengan nilai terbaik ditunjukkan oleh Stigmasterol (- 9,8 kcal/mol) yang lebih rendah dibanding Acarbose (-7,9 kcal/mol), menandakan interaksi yang lebih stabil. Berdasarkan analisis ADME dan Lipinski Rule of Five, sebagian besar senyawa menunjukkan karakteristik kandidat obat oral, sedangkan uji toksisitas in silico menunjukkan kategori keamanan yang memadai untuk penelitian lanjutan. Dengan demikian, umbi talas berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor alpha amylase alami serta dapat menjadi alternatif bahan baku fitofarmaka antidiabetes.
Kata kunci: Colocasia esculenta (L.) Schott, alpha amylase, diabetes melitus, dan in silico
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 04:51 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 04:51 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6069 |
