AMALIAH, SALMA (2025) EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KAPULAGA HIJAU (Elettaria cardamomum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DAN BAKTERI Staphylococcus aureus. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1.COVER.pdf
Download (255kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (374kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (222kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (220kB)
5.KATA PENGANTAR.pdf
Download (340kB)
6. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (216kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (363kB)
8. BAB 1.pdf
Download (363kB)
9. BAB 2.pdf
Download (620kB)
10. BAB 3.pdf
Download (1MB)
11. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (797kB)
12. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
13. DAFTARPUSTAKA.pdf
Download (479kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
15. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
Abstract
Kapulaga hijau merupakan rempah bernilai ekonomis tinggi yang mengandung metabolit sekunder dengan aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas antibakteri ekstrak kapulaga hijau terhadap pertumbuhan bakteri Escherchia coli dan Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen melalui pendekatan True Experimental Research. Jenis desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yang diberikan yaitu ekstrak kapulaga hijau (5%, 10%, 15% dan 20%) dengan menerapkan 4 kali pengulangan pada tiap perlakuan. Pengujian ekstrak dilakukan melalui metode difusi cakram dengan media pertumbuhan Nutrient Agar (NA). Parameter yang diamati yaitu diameter zona hambat pertumbuhan bakteri. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kapulaga hijau (Elettaria cardamomum) menunjukkan efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan MIC pada konsentrasi 5% dengan rata-rata sebesar 7,16 mm. Sedangkan pada bakteri Staphylococcus aureus MIC pada konsentrasi 20% dengan rata-rata sebesar 8,88 mm. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak kapulaga hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang ditunjukkan oleh terbentuknya zona hambat pada media uji, dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber antibakteri alami.
Kata kunci: Kapulaga Hijau; Antibakteri; Bakteri; Escherichia coli; Staphylococcus aureus.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 04:36 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 04:36 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6066 |
