REVISYA, SITI NURHAYATI (2025) EVALUASI KEBUTUHAN HALTE BERDASARKAN RUTE ANGKUTAN KOTA DAN POTENSI PERGERAKAN DI KOTA TASIKMALAYA MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER-5.pdf
Download (62kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN-5.pdf
Download (351kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN-1.pdf
Download (327kB)
4. ABSTRAK-1.pdf
Download (13kB)
5. KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR LAMPIRAN-1.pdf
Download (139kB)
6. BAB I-1.pdf
Download (83kB)
7. BAB II-1.pdf
Download (655kB)
8. BAB III-1.pdf
Download (433kB)
9. BAB IV-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
10. BAB V-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
11. DAFTAR PUSTAKA-1.pdf
Download (138kB)
12. LAMPIRAN-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10MB)
Abstract
Angkutan kota (angkot) merupakan salah satu moda transportasi publik utama di Kota Tasikmalaya yang melayani mobilitas harian masyarakat. Namun, persebaran halte sebagai fasilitas pendukung layanan angkot belum sepenuhnya terencana secara spasial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi lokasi halte eksisting pada rute angkutan kota, menganalisis potensi bangkitan dan tarikan pergerakan di sepanjang rute angkot, dan menentukan lokasi kebutuhan halte baru untuk mengoptimalkan pelayanan rute angkutan kota dengan pendekatan Geographic Information System (GIS). Metode yang digunakan adalah analisis spasial dengan memanfaatkan data rute angkot, lokasi halte eksisting, data jumlah keluarga, fasilitas umum, serta peta administrasi dan tata guna lahan. Potensi bangkitan dihitung berdasarkan jumlah keluarga per kelurahan yang diproyeksikan dari data kecamatan menggunakan bobot luas permukiman, sedangkan potensi tarikan diperoleh dari jumlah fasilitas umum. Selanjutnya dilakukan analisis overlay pergerakan, analisis buffer, dan skoring titik halte untuk mengidentifikasi lokasi kebutuhan halte. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi halte eksisting belum merata di seluruh trayek, dengan beberapa trayek seperti 09A, 010, 013, 014, dan 015 tidak memiliki halte sama sekali. Sebaran zona pergerakan tinggi belum seluruhnya terlayani oleh halte eksisting. Penelitian ini menghasilkan peta usulan titik halte baru yang berjumlah 358 titik halte usulan, dengan 19 titik lokasi halte eksisting yang dipertahankan dan 86 titik lokasi halte prioritas pembangunan halte yang direkomendasikan berdasarkan skoring spasial.
Kata kunci: angkutan kota, halte, Geographic Information System (GIS), bangkitan-tarikan, pergerakan, Tasikmalaya
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:16 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:16 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5993 |
