PRIMADANI, ALI (2025) PENGARUH BAHAN TAMBAH ABU BATU BARA (FLY ASH) TERHADAP KUAT LENTUR PADA BETON f’c 20 MPa. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (79kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (466kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (320kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (58kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (57kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (124kB)
7. BAB I.pdf
Download (82kB)
8. BAB II.pdf
Download (229kB)
9. BAB III.pdf
Download (194kB)
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (135kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Permintaan pekerjaan konstruksi di Indonesia terus meningkat, sehingga kebutuhan akan inovasi material, terutama beton berkualitas tinggi, semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuat lentur beton dengan tambahan abu batu bara (fly ash) serta membandingkannya dengan beton normal. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen, dengan menggunakan variasi campuran *fly ash* 0%, 0,4%, 0,8%, 1,2%, dan 1,6% dalam pembuatan benda uji berbentuk balok. Pengujian dilakukan pada umur beton 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umur 7 hari, kuat lentur rata-rata meningkat dari 2,75 MPa pada beton tanpa (fly ash) menjadi 4,13 MPa pada campuran (fly ash) 1,6%. Pada umur 14 hari, kuat lentur naik dari 3,7 MPa menjadi 4,46 MPa, dan pada umur 28 hari meningkat menjadi 4,8 MPa. Kadar (fly ash) 1,6% memberikan peningkatan pada semua umur pengujian, meskipun tidak menunjukkan peningkatan signifikan pada kuat lentur umur 28 hari. Hal ini diduga karena titik jenuh reaksi pozzolanik atau ketidakseimbangan komposisi campuran. Temuan ini menunjukkan bahwa *fly ash* efektif meningkatkan kuat lentur beton hingga kadar 1,6%. Variasi kadar 0,4%, 0,8%, dan 1,2% juga secara konsisten menghasilkan kuat lentur yang lebih baik dibanding beton normal. Secara keseluruhan, penggunaan (fly ash) 1,6% menunjukkan pengaruh paling optimal pada beton. Hal ini menunjukkan bahwa reaksi (fly ash) sebagai bahan pozzolanik memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai kekuatan maksimum dibandingkan hidatasi semen biasa.
KATA KUNCI: Beton f’c 20 MPa, Kuat Lentur, Abu Batu Bara (Fly Ash).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 02:42 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 02:42 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5981 |
