Maulana, Dikri (2025) KOMPARASI ALGORITMA KOMPRESI PADA STEGANOGRAFI BERBASIS END OF FILE. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (50kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (207kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (122kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (67kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (561kB)
6. BAB I.pdf
Download (25kB)
7. BAB II.pdf
Download (181kB)
8. BAB III.pdf
Download (142kB)
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (987kB)
10. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (145kB)
12. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Steganografi metode End of File (EOF) merupakan teknik penyembunyian data yang menyisipkan pesan di akhir file penampung (cover object). Meskipun memiliki keunggulan dalam menjaga kualitas visual citra asli, metode ini memiliki kelemahan mendasar yaitu peningkatan ukuran file yang linear terhadap besarnya pesan yang disisipkan, yang dapat memicu kecurigaan pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi penyimpanan dan kinerja waktu pada steganografi EOF dengan mengimplementasikan dan membandingkan empat algoritma kompresi yaitu Zstandard, Brotli, LZMA, dan Huffman Encoding. Metodologi pengujian menggunakan citra PNG sebagai cover object dan lima jenis format file rahasia (.json, .wav, .txt, .csv, dan .bmp). Validasi kinerja dilakukan melalui dua tahap pengujian ketat. Pertama, pengujian pada variasi ukuran file 1MB, 10MB, dan 100MB untuk mengukur konsistensi dan skalabilitas algoritma. Kedua, pengujian iteratif sebanyak 10 kali pada sampel standar 10MB untuk menjamin reliabilitas dan akurasi data rata-rata. Parameter kinerja yang diukur meliputi rasio kompresi, durasi pemrosesan (embedding dan extraction), serta penggunaan memori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kinerja setiap algoritma berbeda secara signifikan. Algoritma LZMA terbukti paling unggul dalam efisiensi ruang, secara konsisten menghasilkan rasio kompresi tertinggi (mencapai 92,59% pada file audio dan 95,70% pada file JSON) serta penggunaan memori terendah. Sebaliknya, algoritma Zstandard mendominasi aspek kecepatan dan skalabilitas, mencatatkan waktu penyisipan rata-rata tercepat (86,71 ms pada 10MB) dan tetap stabil di bawah 1 detik pada pengujian beban 100MB. Sementara itu, Brotli mengalami degradasi performa waktu yang ekstrem pada file berukuran besar, dan Huffman Encoding menunjukkan kinerja rasio yang tidak efektif pada file multimedia. Kesimpulannya, LZMA direkomendasikan untuk prioritas penghematan penyimpanan maksimal, sedangkan Zstandard direkomendasikan untuk sistem yang membutuhkan responsivitas waktu real-time.
Kata kunci – Brotli,EOF, Huffman Encoding, Kompresi Data, LZMA, Steganografi, ZStandard
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Informatika |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 01:24 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 01:24 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5959 |
