Syawaludin, Akbar (2023) PERAN KIAI DALAM MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH AT TAJDID TASIKMALAYA MENJELANG PEMILIHAN PRESIDEN 2024. Other thesis, Universitas siliwangi.
01 Cover.pdf
Download (45kB)
02 Lembar Pengesahan.pdf
Download (140kB)
03 Surat Pernyataan.pdf
Download (8kB)
04 Abstrak.pdf
Download (7kB)
05 Abstract.pdf
Download (8kB)
06 Kata Pengantar.pdf
Download (193kB)
07. DAFTAR ISI.pdf
Download (45kB)
08. DAFTAR TABEL.pdf
Download (100kB)
09. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (27kB)
10. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (29kB)
11 BAB 1.pdf
Download (374kB)
12 BAB 2.pdf
Download (427kB)
13 BAB 3.pdf
Download (242kB)
14 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (768kB)
15 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (866kB)
16 BAB 6.pdf
Download (13kB)
17 Daftar Pustaka.pdf
Download (255kB)
18 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
CamScanner 05-01-2024 13.47.pdf
Download (304kB)
Abstract
Mudir (Kiyai) merupakan sosok yang mempunyai pegaruh besar dalam sebuah pondok pesantren. Pada dasarnya mudir merupakan sosok figur hidup bagi santri, karena mudir adalah pemimpin di pondok pesantren. Santri yang merupaakan salah satu bagian dari Bangsa Indonesia yang mempunyai hak dan kewajiban untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan politik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh kiai ( Mudir ) dalam mempengaruhi partisipasi politik santri Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Tasikmalaya dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Penelitian ini menggunakan teori Nelson dan Hungtington yaitu, partisipasi otonom dan partisipasi yang dimobilisasi serta teori Gabriel Almond yaitu partisipasi konvensional dan partisipasi non konvensional. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian pada bagaimana peran mudir dalam mempengaruhi partisipasi politik santri, subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi serta menggunakan teknis analisis data menurut Miles dan Huberman. Uji keabsahan datanya triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui tahap reduksi data pemaparan materi terorganisir dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang termasuk ke dalam partisipasi otonom, dan kiai memiliki pengaruh dalam arah partisipasi politik santri. 65 (Santri) 34 Orang (Santriwan) dan 31 Orang (Santriwati) mengaku memilih pasangan calon yang didukung oleh sang kiai hal ini sangat terlihat jelas dari perilaku politik kiai ( Mudir) karena menerima kedatangan Anis Baswedan dalam Kegiatan Khataman Santri hanya saja para santri banyak diberikan masukan atau gambaran mengenai pasangan calon melalui kajian santri, agar mereka tidak salah pilih. dalam hal partisipasi konvensional dan non konvensional, bentuk partisipasi dalam politik santri di pesantren ini tidak mengarah ke arah bentuk konvensional dan non konvensional, santri berpartisipasi hanya sebatas memilih saja, tanpa mengikuti kegiatan-kegiatan yang lainnya, apalagi bentuk dari partisipasi non konvensional yang tidak wajar santri tidak pernah melakukannya, selain kurangnya infomasi serta pemahaman mengenai politik menjadikan santri acuh terhadap segala kegiatan pemerintah yang lain. Santri harus bisa lebih peka terhadap kegiatan politik, untuk ikut berpartisipasi secara penuh di dalam kegiatan politik
Kata kunci : Mudir, Santri, Pemilihan Presiden, Partisipasi Politik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 04:05 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 04:05 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5872 |
