ANALIANA, SHINTA (2025) KELOMPOK KERJA SOSIAL KOLABORATIF DALAM MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN KESETARAAN (Studi pada Program Lantera Bumi oleh Pemuda Penggerak Tasikmalaya di Kampung Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (33kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (392kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (354kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN ILMIAH.pdf
Download (374kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (151kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (95kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (50kB)
8. DAFTAR TABEL.pdf
Download (7kB)
9. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (7kB)
10. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (8kB)
11. BAB 1.pdf
Download (98kB)
12. BAB 2.pdf
Download (114kB)
13. BAB 3.pdf
Download (68kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (587kB)
15. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (140kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
18. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (72kB)
Abstract
Masalah keterbatasan menempuh pendidikan bagi masyarakat Kampung Galumpit mendorong munculnya inisiatif komunitas Pemuda Penggerak Tasikmalaya untuk menyelenggarakan pendidikan kesetaraan secara kolaboratif sehingga menarik untuk diteliti. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelompok kerja sosial kolaboratif dalam menyelenggarakan pendidikan kesetaraan melalui program Lantera Bumi oleh Pemuda Penggerak Tasikmalaya di Kampung Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian mengenai kelompok kerja sosial kolaboratif dalam menyelenggarakan pendidikan kesetaraan melalui program Lantera Bumi oleh Pemuda Penggerak Tasikmalaya di Kampung Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya melalui beberapa tahap yaitu: a) Tahap engagement, contract, and agreement yang diwujudkan oleh Pager Asik dengan melakukan pendekatan awal, penyamaan visi hingga melakukan kontrak kerja sama dengan PKBM Al-Fattah, Kelurahan Setiawargi, dan Karang Taruna; b) Tahap assessment yaitu melakukan identifikasi kebutuhan masyarakat Kampung Galumpit melalui transect walk dan rembuk warga berbasis MPA; c) Tahap planning yaitu dimulai dari pelaksanaan sosialisasi sekolah paket, pendataan warga belajar, penentuan jadwal dan tempat belajar secara bottom up, rekrut tutor relawan dan pembagian peran antar pihak terlibat; d) Tahap intervensi pendidikan kesetaraan di Kampung Galumpit berupa kegiatan pembelajaran dan pelatihan komputer; e) Tahap monitoring dan evaluasi yaitu pemantauan secara rutin dan monev setiap satu tahun sekali; f) Tahap terminasi, belum dilakukan oleh Pager Asik karena dirasa masyarakat belum mandiri untuk mengelola pendidikan kesetaraan. Simpulannya yaitu kelompok kerja sosial kolaboratif yang dipimpin oleh komunitas pemuda yang berkolaborasi dengan berbagai pihak mampu menciptakan sistem pendidikan kesetaraan yang partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan lokal. Disarankan model kolaboratif yang diinisiasi oleh pemuda ini dapat diperkuat dengan dukungan kebijakan dan penguatan kapasitas lokal supaya pendidikan kesetaraan dapat berkelanjutan.
Kata kunci: kelompok kerja sosial, kolaboratif, pemuda penggerak, pendidikan kesetaraan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 03:18 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:18 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5866 |
