Ramadhania, Sashi Vinzaeka (2025) EVALUASI KEBIJAKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DI DESA CISONTROL KABUPATEN CIAMIS. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 Cover.pdf
Download (33kB)
2 Lembar Pernyataan.pdf
Download (525kB)
3 Lembar pengesahan.pdf
Download (643kB)
4 Abstrak.pdf
Download (16kB)
5 Kata Pengantar.pdf
Download (228kB)
6 Daftar isi.pdf
Download (322kB)
7 Bab I.pdf
Download (176kB)
8 Bab II.pdf
Download (699kB)
9 Bab III.pdf
Download (115kB)
10 Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (616kB)
11 Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
12 Daftar Pustaka.pdf
Download (239kB)
13 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (400kB)
Abstract
Sustainable Development Goals (SDGs) Desa merupakan pembangunan berkelanjutan yang di mulai dari tahun 2016 sampai dengan 2030 mendatang. Dibuatnya SDGs merupakan rencana aksi untuk planet, manusia, dan kemakmuran atau disebut dengan 3P Planet, People, dan Prosperity. SDGs berlaku untuk semua negara, baik negara maju maupun berkembang. Dengan berjalannya SDGs sampai dengan sekarang perlu adanya evaluasi mengenai kebijakan SDGs khususnya di desa. SDGs desa memiliki 18 tujuan utama, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan SDGs di Desa Cisontrol Kabupaten Ciamis. Penelitian ini berlokasi di Desa Cisontrol Kabupaten Ciamis yang berfokus pada tujuan ke 3 yaitu desa sehat dan sejahtera. Berdasarkan capaian Desa Cisontrol yang dipublikasikan oleh desa bahwa capaian SDGs pada tujuan ke 3 yaitu 42,19. Hal ini tidak sejalan dengan fasilitas kesehatan dan akses jalan yang memadai di Desa Cisontrol, sehingga penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut. Karena penelitian ini penting dilakukan mengingat SDGs sebagai pembangunan berkelanjutan yang masih terus berjalan dan memiliki target penutasan permasalahan kesehatan mencapai 0%. Pada penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan yang dikemukanan oleh William Dunn yang menyebutkan bahwa evaluasi berhubungan dengan pengumpulan informasi tentang nilai atau manfaat dari hasil kebijakan. Beliau menyebutkan juga bahwa evaluasi terdiri dari 6 indikator, efektivitas, efisinesi, kecukupan, pemerataan, responsivitas dan ketepatan. Berdasarkan hasil penelitian Desa Cisontrol cukup memenuhi indikator capaian yang cukup baik walaupun memang belum dapat dikatakan dengan maksimal. Yaitu sudah berjalan efektif, namun terkendala pada tingkat efisien, sudah dapat dikatakan cukup pada pemenuhan kebutuhan, pemerataan bagi seluruh masyarakat, responsif akan kendala namun perlu lebih ditingkatkan dan ketetapan yang belum sesuai antara nilai dan capaian yang dipublikasikan akan tetapi pada realitas kesaadaan sesuai dengan target capaian SDGs Desa tujuan ke tiga tentang kesejahteraan kesehatan. Adapun faktor pendorong keberhasilan didukung dengan program ILP yaitu pemeriksaan kesehatan bagi semua masyarakat usia 0 sampai dengan usia lanjut. Kebijakan persalinan yang perlu dilakukan di fasilitas kesehatan dan ditangani oleh tenaga kesehatan menjadi langkah yang efektif untuk pemerataan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Walaupun terkendala pada pendanaan yang kurang, sosialisasi yang harus difokuskan dan terkendalanya penguploadan hasil capaian SDGs sehingga data belum valid dan fasilitas kesehatan seperti Pustu yang belum beroperasi dengan baik dikarenakan kekurangan tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Kata kunci: Sustainable Development Goals, Kesehatan, dan kebijakan pemerintah desa.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 02:25 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 02:25 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5662 |
