COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN KRIMINALITAS DI KOTA TASIKMALAYA

Ardianty, Rica (2025) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN KRIMINALITAS DI KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (215kB)
[thumbnail of 2. PERNYATAAN.pdf] Text
2. PERNYATAAN.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 3. PENGESAHAN.pdf] Text
3. PENGESAHAN.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of 7. BAB I.pdf] Text
7. BAB I.pdf

Download (327kB)
[thumbnail of 8. BAB II.pdf] Text
8. BAB II.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of 9. BAB III.pdf] Text
9. BAB III.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of 10. BAB IV.pdf] Text
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (872kB)
[thumbnail of 11. BAB V.pdf] Text
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (170kB)
[thumbnail of 12. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of 13. LAMPIRAN.pdf] Text
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (529kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kriminalitas di Kota Tasikmalaya seperti kejahatan jalanan, geng motor, penganiayaan, dan tindak pencurian yang menimbulkan keresahan masyarakat. Tujuan penelitian adalah menganalisis Collaborative Governance dalam Penanganan Kriminalitas di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance Ansell & Gash yang menekankan empat variabel utama: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi unsur Polres Tasikmalaya Kota, Satpol PP, Kesbangpol, Kodim 0612, Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Pengadilan Negeri Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya dan Akademisi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan dan pelaksanaan strategi preventif telah menghasilkan forum kolaboratif lintas lembaga seperti Forkopimda, FKDM, dan PKS yang berfungsi sebagai wadah koordinasi dalam penyusunan kebijakan dan kegiatan bersama, seperti patroli gabungan, operasi penertiban, sosialisasi hukum, dan pembinaan remaja. Temuan ini memperlihatkan adanya pembaruan dalam konteks teori Collaborative Governance. Jika teori Ansell & Gash menekankan pentingnya desain kelembagaan formal sebagai sarana kolaborasi, di Kota Tasikmalaya kolaborasi justru berkembang dalam bentuk forum yang bersifat fleksibel dan adaptif yang difasilitasi pemerintah daerah tanpa harus dilembagakan secara permanen. Meskipun demikian, forum ini tetap memenuhi prinsip tatap muka, pembangunan kepercayaan, komitmen proses, dan pemahaman bersama yang ditekankan dalam teori, sehingga efektif dalam merumuskan dan melaksanakan strategi preventif di tingkat daerah.

Kata Kunci: Collaborative Governance, Strategi Preventif, Kriminalitas dan Kota Tasikmalaya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: user1 user1 user1
Date Deposited: 10 Feb 2026 02:18
Last Modified: 10 Feb 2026 02:18
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5661

Actions (login required)

View Item
View Item