PURNAMASARI, RANI (2025) KETIDAKSETARAAN GENDER DALAM PERNIKAHAN DINI DI DESA CILANGKAP KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (39kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (76kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (49kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (35kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (32kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (55kB)
7. BAB I.pdf
Download (145kB)
8. BAB II.pdf
Download (219kB)
9. BAB III.pdf
Download (119kB)
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (311kB)
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (154kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Kesetaraan gender terhadap perempuan dalam pernikahan dini di masyarakat Desa Cilangkap Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, pisau analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan pendekatan teori konstruksi sosial, dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Selain itu penelitian ini menggunakan beberapa hal untuk bisa memperoleh data, yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang akhirnya di analisa menggunakan teori Milles dan Huberman yaitu dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk memeriksa keabsahan data yang sudah dianalisis menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan pernikahan usia dini yang terjadi di Desa Cilangkap di latar belakangi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor lingkungan, yang menjelaskan bahwa pernikahan usia dini yang terjadi akibat dari lingkungan yang mengangap biasa peristiwa tersebut dan banyaknya stigma yang di tujukan kepada perempuan sehingga mereka melakukan pernikahan. Dalam faktor lingkungan terdapat beberapa hal yang mempengaruhi diantaranya adalah normalisasi pernikahan usia anak, norma agama, stereotip perawan tua, dan norma gender. Selain itu juga terdapat faktor pendidikan, masyarakat menganggap bahwa pendidikan bukan sesuatu yang diutamakan untuk perempuan. Kemudian selainjutnya adalah faktor ekonomi, keluarga dari ekonomi yang rendah apabila mereka memiliki anak perempuan di usia remaja dianjurkan untuk menikah saja, hal tersebut guna membantu orang tua untuk meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. Pernikahan usia anak yang terjadi di Desa Cilangkap memberikan dampak negatif bagi perempuan, dimana dengan menikah di usia dini mampu memunculkan keluarga pra sejahterra, karena mata pencaharian suami yang pas-pasan dirasa tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup dalam keluarga mereka, sedangkan perempuan yang tidak memiliki bekal pendidikan tidak mampu membantu meningkatkan ekonomi dalam keluarga. Selain dampak terhadap kemiskinan pernikahan usia anak juga berdampak pada kesehatan perempuan, dimana dengan pernikahan di usia yang belum matang secara fisik tersebut berakibat pada resiko kesehatan perempuan, khussunya bagi mereka yang sedang hamil muda akan cenderung beresiko untuk kesehatan ibu dan calon bayi.
Kata Kunci: Pernikahan Dini, Kesetaraan Gender, Manonjaya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 01:27 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 01:27 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5645 |
