HENDRIANA, DANIS (2025) HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PRAKTIK PEMBERATASAN SARANG NYAMUK (PSN) DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK Aedes sp. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (203kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (21MB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (8MB)
4. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (6MB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (22MB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (249kB)
8. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (220kB)
9. BAB I.pdf
Download (251kB)
10. BAB II.pdf
Download (392kB)
11. BAB III.pdf
Download (343kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
14. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (209kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kelurahan Cibunigeulis memiliki Angka Bebas Jentik (ABJ) terendah di wilayah kerja Puskesmas Bungursari, yaitu sebesar 80%. Angka tersebut mencerminkan tingginya keberadaan jentik nyamuk Aedes sp.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lingkungan fisik rumah serta praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes sp. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi merupakan Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Cibunigeulis berjumlah 2.358 Kepala Keluarga (KK). Jumlah sampel yang diambil sebanyak 342 KK. Sampel diambil dengan teknik propotional random sampling. Kemudian sampel dibagi ke dalam tiap RW menggunakan simple random sampel dengan mengundi memakai metode spin wheel. Variabel bebas meliputi kelembapan, pencahayaan, suhu air, suhu udara, frekuensi menguras bak mandi, lokasi bak mandi dan penggunaan larvasida. Variabel terikat adalah keberadaan jentik nyamuk Aedes sp.. Data dikumpulkan melalui observasi, pengukuran, dan kuesioner dengan instrumen berupa senter, luxmeter, thermohygrometer dan waterthermometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes sp. adalah kelembaban udara (p = 0,016; OR = 0,385), pencahayaan (p = 0,001; OR = 12,087), frekuensi menguras (p = 0,001; OR = 0,069), lokasi bak mandi (p = 0,001; OR = 0,330), penggunaan larvasida (p = 0,001; OR = 6,602). Sementara itu, suhu air dan suhu udara tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Sebagai upaya pengendalian, disarankan masyarakat Kelurahan Cibunigeulis untuk mengupayakan ruangan tetap terang dengan memaksimalkan cahaya ruangan, menggunakan larvasida pada bak mandi, membuka ventilasi ruangan secara rutin agar mengurangi kelembapan, membersihkan bak mandi didalam ruangan dan menguras secara rutin serta memperhatikan kebersihan bak mandi yang berbahan kasar seperti semen.
Kata Kunci : Kelurahan Cibunigeulis; jentik; lingkungan; Bak Mandi; PSN.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 06:15 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 06:15 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5599 |
